Aplikasi pesan instan WhatsApp mulai menghapus fitur avatar dari platform Android dan iOS secara bertahap sejak Senin (4/5/2026). Langkah ini dilakukan perusahaan setelah memberikan peringatan kepada pengguna mengenai penghentian akses kustomisasi identitas digital tersebut dalam waktu dekat.
Dilansir dari Detik iNET, laporan WABetaInfo menunjukkan bahwa proses penghilangan fitur ini telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Namun, cakupan akun yang kehilangan akses avatar kini semakin meluas ke lebih banyak pengguna secara global.
WhatsApp mengonfirmasi perubahan kebijakan ini melalui laman Help Center dan notifikasi di dalam aplikasi. Pengguna kini tidak lagi menemukan submenu avatar dalam menu pengaturan aplikasi serta tidak bisa menggunakannya sebagai foto profil.
"Anda tidak dapat lagi membuat avatar baru. Sebentar lagi, Anda tidak akan dapat mengedit avatar, dan avatar tersebut akan dihapus dari profil Anda. Stiker avatar Anda yang sudah ada masih dapat digunakan," tulis WhatsApp di situs resminya.
Pembaruan ini juga berdampak pada keyboard media di dalam ruang obrolan. WhatsApp telah mencabut opsi avatar sehingga kini hanya menyisakan tab GIF dan stiker standar untuk pengiriman reaksi pesan.
Meskipun akses pembuatan ditutup, stiker avatar yang pernah dikirimkan sebelumnya tidak akan hilang dari riwayat percakapan. Pengguna masih dapat mengakses stiker tersebut melalui tab favorit atau bagian stiker yang baru saja digunakan.
Fitur avatar pertama kali diperkenalkan pada Desember 2022 sebagai upaya memberikan persona digital yang dapat disesuaikan. Perusahaan bahkan sempat memberikan pembaruan besar pada Juni 2025 dengan menambah opsi animasi dan latar belakang warna.
Rendahnya minat dan data penggunaan diduga menjadi alasan utama WhatsApp mengakhiri fitur ini. Belum ada jadwal spesifik mengenai kapan seluruh pengguna global akan kehilangan fitur tersebut sepenuhnya, namun proses ini diprediksi selesai dalam beberapa bulan mendatang.