Xiaomi secara resmi meluncurkan 17 Ultra sebagai bagian dari lini ponsel flagship mereka. Peluncuran global ini diadakan di Barcelona, Spanyol.
Xiaomi 17 Ultra hadir dengan layar OLED LTPO 6,9 inci yang flat. Layar ini didukung panel Xiaomi HyperRGB untuk tampilan yang lebih tajam dan jernih, serta teknologi display M10 custom dengan tingkat kecerahan hingga 3.500 nits.
Layar Xiaomi 17 Ultra menawarkan resolusi 2608 x 1200 pixel dengan refresh rate adaptif 1-120Hz. Fitur HDR10+ dan Dolby Vision juga didukung, serta perlindungan Xiaomi Shield Glass 3.0 yang diklaim 30% lebih tahan terhadap benturan.
Xiaomi mengklaim 17 Ultra sebagai ponsel level ultra paling tipis dan ringan. Ketebalannya hanya 8,29mm dengan bobot 129 gram, tergantung varian warna.
Meskipun tipis dan ringan, Xiaomi 17 Ultra tetap mengedepankan durabilitas. Rangka aluminium alloy dan kaca fiber berkekuatan tinggi digunakan pada bagian punggung. Ponsel ini juga memiliki rating IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Salah satu fitur unggulan Xiaomi 17 Ultra adalah kamera hasil kolaborasi dengan Leica. Kamera utamanya menggunakan sensor Light Fusion 1050L 50 MP, OIS, dan teknologi LOFIC HDR untuk detail dan rentang warna yang lebih luas.
Pada kamera telephoto, Xiaomi 17 Ultra menggunakan sensor Samsung HPE. Ini juga pertama kalinya Xiaomi menggunakan lensa optic Leica APO di ponsel flagship-nya. Kamera 200 MP ini dapat mengambil foto dengan optical zoom setara 75-100mm.
Konfigurasi kamera belakang dilengkapi kamera ultrawide 50 MP dengan sensor Samsung JN5. Sementara itu, kamera depan 50 MP ditempatkan di punch-hole untuk selfie dan panggilan video.
Kamera Xiaomi 17 Ultra mendukung perekaman video hingga 8K 30fps. Tersedia juga opsi perekaman video Log 4K 120fps dengan standar Academy Color Encoding System (ACES) untuk post-processing yang lebih fleksibel.
Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan fabrikasi 3nm menjadi otak dari Xiaomi 17 Ultra. Peningkatan performa CPU diklaim mencapai 20% dan efisiensi daya hingga 35%. Jeroannya dilengkapi RAM LPDDR5X 16GB dan memori internal UFS 4.1 hingga 1TB.
Sistem pendingin 3D Dual-Channel IceLoop dengan desain vapor chamber baru dan manajemen thermal aktif disematkan untuk menjaga suhu ponsel.
Baterai silikon-karbon 6.000 mAh menjadi sumber daya Xiaomi 17 Ultra. Kapasitas ini meningkat signifikan berkat kandungan silikon sebesar 16%. Pengisian cepat 90W via kabel dan wireless charging 50W melengkapi spesifikasi.
Xiaomi 17 Ultra menjalankan HyperOS 3 dengan fitur-fitur Xiaomi HyperAI. Fitur lain termasuk konektivitas Wi-Fi 7, sensor sidik jari ultrasonik di layar, speaker stereo dengan Dolby Atmos, serta sertifikasi Hi-Res dan Hi-Res Audio Wireless.
| Layar | 6,9 inci HyperRGB OLED 2608 x 1200 (2K) LTPO 1–120Hz 3500 nits peak brightness HDR10+, Dolby Vision |
|---|---|
| Chipset | Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm) |
| RAM & Storage | 16GB + 512GB 16GB + 1TB LPDDR5X, UFS 4.1 |
| Kamera Belakang | 50MP Leica (f/1.67, OIS) 200MP Leica Tele 75–100mm (OIS) 50MP Ultra-wide 115° Zoom hingga 400mm |
| Kamera Depan | 50MP (f/2.2) |
| Video | 8K 30fps 4K Dolby Vision 120fps 4K Log (ACES) |
| Baterai | 6000mAh 90W HyperCharge 50W wireless charging |
| Sistem Operasi | Xiaomi HyperOS 3 |
| Fitur | Ultrasonic fingerprint Stereo speaker Dolby Atmos Wi-Fi 7 IP68 |
| Dimensi & Berat | 162,9 x 77,6 x 8,29 mm 218–219 gram |
| Warna | Black, White, Starlit Green |
Xiaomi 17 Ultra tersedia dalam pilihan warna Black, White, dan Starlight Green. Harganya dibanderol mulai dari 1.499 Euro (sekitar Rp 27 jutaan) untuk varian 16/512GB. Harga di Eropa biasanya lebih tinggi dibandingkan wilayah lain.
Tersedia juga aksesoris tambahan untuk mendukung pengambilan gambar, yaitu Xiaomi 17 Ultra Photography Kit dan Xiaomi 17 Ultra Photography Kit Pro.