XLSmart Perluas Jaringan Smart City Jakarta Melalui Teknologi AI

XLSmart for Business memperkuat infrastruktur smart city Jakarta dengan teknologi AI dan IoT guna meningkatkan mobilitas serta kualitas hidup warga.

Penyedia layanan telekomunikasi XLSmart memperkuat integrasi teknologi cerdas di Jakarta melalui pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan IoT pada Jumat (8/5/2026). Langkah ini bertujuan mendukung transformasi Jakarta menjadi kota global yang berkelanjutan.

Integrasi teknologi tersebut mencakup perluasan akses internet publik melalui program Jakwifi dan optimalisasi infrastruktur kota. Dilansir dari Medcom, XLSmart for Business kini bertindak sebagai mitra strategis dalam pengelolaan data analitik untuk meningkatkan efisiensi operasional pemerintahan.

"Smart city membutuhkan fondasi teknologi yang kuat, mulai dari jaringan andal, solusi Internet of Things (IoT) yang relevan, hingga automasi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan produktivitas kota," ujar Feby Sallyanto, Chief Enterprise & SME Officer XLSmart.

Perusahaan juga memperkenalkan platform Enterprise Smart Technology & Automation (ESTA). Platform ini memanfaatkan data analitik untuk mendukung sektor korporasi serta pengendalian banjir di berbagai titik rawan di wilayah ibu kota.

Keterlibatan dalam ekosistem digital dipertegas melalui partisipasi dalam inisiatif Color of Jakarta 2026 bersama Diskominfotik DKI Jakarta. Program kolaboratif ini fokus pada penguatan ekonomi kreatif digital dan city branding melalui kompetisi bagi masyarakat luas.

Visi pengembangan ini tidak terbatas di Jakarta, karena XLSmart berencana melakukan replikasi solusi serupa ke berbagai daerah di Indonesia. Adaptasi layanan publik berbasis AI akan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing wilayah di masa mendatang.

Saat ini, XLSmart melayani lebih dari 73 juta pelanggan dengan dukungan infrastruktur dari Axiata Group dan Grup Sinar Mas. Perusahaan berkomitmen mendorong inklusi digital nasional guna menciptakan layanan publik yang lebih adaptif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Recommended