ABB menegaskan komitmennya terhadap sektor energi dan proses industri di Indonesia, yang saat ini sedang bertransformasi untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi jangka panjang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Anders Maltesen, President ABB Energy Industries Asia, menyatakan bahwa program Automation Extended dirancang untuk mendukung operator dalam melakukan modernisasi dan memperluas kapabilitas secara bertahap, sambil menjaga operasional yang stabil, aman, dan berkelanjutan.
“Pendekatan ini sangat relevan dengan lanskap energi Indonesia, di mana infrastruktur energi tersebar di ribuan pulau, mencakup berbagai sumber pembangkitan, dan memegang peran krusial dalam pembangunan nasional serta ketahanan negara,” kata Maltesen.
Program Automation Extended membantu industri memodernisasi sistem kontrol terdistribusi (DCS) tanpa mengganggu operasional. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan platform ABB yang telah teruji dan melindungi investasi yang sudah ada.
Ekosistem otomasi yang modern, terbuka, dan modular memungkinkan penerapan analitik tingkat lanjut, integrasi AI dan IoT. Dengan demikian, teknologi dapat diadopsi sesuai kecepatan dan kesiapan pelanggan tanpa menimbulkan risiko operasional.
Arsitektur berbasis pemisahan fungsi (separation-of-concerns) melindungi sistem kontrol utama, sekaligus memungkinkan kapabilitas digital baru diterapkan dalam skala besar, tanpa mengganggu operasi yang sangat krusial.
Automation Extended dirancang untuk menjawab tantangan pasar yang volatil, ancaman keamanan siber, tekanan regulasi, serta dinamika tenaga kerja yang berubah cepat. Solusi ini menghadirkan inovasi yang tepat dan cepat tanpa mengganggu produksi, mendukung analisis dan integrasi IoT, serta menyederhanakan sistem operasional agar mudah dikendalikan.
Operator tetap dapat mengandalkan sistem ABB yang telah teruji seperti ABB Ability™ System 800xA®, ABB Ability™ Symphony® Plus, dan ABB Freelance, sambil secara bertahap mengadopsi teknologi baru tanpa mengganggu operasional. Pendekatan ini menghadirkan jalur modernisasi yang terstruktur dan minim risiko, menjaga kesinambungan operasional sekaligus membuka ruang bagi inovasi.
Automation Extended menghadirkan pendekatan modernisasi sistem yang terstruktur bagi pelaku industri Indonesia di berbagai sektor, mulai dari pembangkitan listrik hingga minyak dan gas. Dengan demikian, perusahaan dapat bertransformasi sesuai ritme dan kesiapan masing-masing tanpa risiko gangguan operasional.
Berbasis platform ABB yang telah terpercaya, Automation Extended meningkatkan kinerja yang mendorong operasional menjadi lebih efisien, lebih bersih dan lebih cerdas, serta menghadirkan kepercayaan jangka panjang melalui jalur transformasi yang terarah menuju operasi yang semakin otonom, guna mendukung pencapaian tujuan bisnis perusahaan.
“Di berbagai industri yang kami layani, yang banyak di antaranya mengoperasikan infrastruktur berskala besar dan kompleks dalam penyediaan sumber daya yang penting, pelaku industri yang kami dukung mengandalkan modernisasi yang tidak mengganggu operasional,” ujar Peter Terwiesch, dikutip dari rilis pers.
Automation Extended membawa kapabilitas yang siap untuk masa depan ke dalam sistem yang telah dikenal, dengan keamanan dan interoperabilitas sebagai fondasi utama. Program ini diimplementasikan melalui lingkungan yang modern, terbuka, dan modular, yang dirancang untuk mendukung interoperabilitas, skalabilitas, serta integrasi yang mulus di berbagai sektor industri.
Berlandaskan prinsip separation of concerns, ekosistem otomatisasi ini mencakup dua lingkungan yang terpisah namun saling terhubung secara aman: kontrol lingkungan, domain berbasis perangkat lunak untuk menjamin kontrol proses kritis berjalan stabil, presisi, dan dapat diprediksi; serta lingkungan digital yang terintegrasi secara aman dengan lapisan sistem kontrol.
Lingkungan digital memungkinkan penerapan aplikasi tingkat lanjut, edge intelligence, serta sistem analitik secara real-time. Lingkungan ini memanfaatkan AI dan machine learning guna mendukung pengambilan keputusan tanpa mengganggu struktur kontrol yang telah terbukti.
Pendekatan layanan otomatisasi yang terpadu, menyeluruh, dan terintegrasi diterapkan untuk pengelolaan serta pemeliharaan berbagai lingkungan teknologi tersebut, guna memastikan manajemen siklus hidup ekosistem dan optimalisasi berjalan secara efektif.
Program ini mengintegrasikan teknologi baru seperti Open Platform Communications Unified Architecture (OPC UA) sebagai sarana komunikasi utama, serta arsitektur cloud-native untuk mengelola kedua lingkungan, yang memanfaatkan kontainerisasi, orkestrasi dan layanan modular. Ekosistem ini memungkinkan berbagai peningkatan kapabilitas.
Peningkatan tersebut mencakup kemampuan mendeteksi dan mengoreksi adanya anomali dalam proses secara proaktif, mengoptimalkan strategi pemeliharaan melalui pemantauan kondisi aset kritis secara berkelanjutan, hingga meningkatkan praktik rekayasa melalui pendekatan modular yang efisien dan siap diterapkan di berbagai platform perangkat keras. Arsitektur ini menghadirkan skalabilitas dan kelincahan, sekaligus memastikan kinerja yang tangguh dan andal.