Perusahaan konsultan teknologi, Accenture, mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi platform pemantau internet, Ookla, dari Ziff Davis. Nilai akuisisi ini diperkirakan mencapai USD 1,2 miliar atau sekitar Rp 19,5 triliun.
Akuisisi ini mencakup berbagai layanan populer milik Ookla, termasuk Speedtest dan Downdetector. Kedua platform ini banyak digunakan oleh pengguna internet untuk memantau kecepatan jaringan dan mendeteksi gangguan layanan online.
Julie Sweet, CEO Accenture, menyatakan bahwa data jaringan yang dimiliki Ookla akan dimanfaatkan untuk membantu perusahaan dan instansi pemerintah dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan lebih aman.
Data dari platform Ookla dinilai dapat memberikan wawasan penting mengenai performa jaringan global, yang semakin dibutuhkan di era komputasi cloud dan AI.
Ookla dikenal sebagai penyedia data dan analisis performa jaringan internet. Selain Speedtest dan Downdetector, perusahaan ini juga memiliki produk lain seperti Ekahau untuk desain dan troubleshooting jaringan Wi-Fi, serta RootMetrics yang mengukur kualitas jaringan seluler.
Ziff Davis mengakuisisi Ookla pada tahun 2014 dan sejak itu mengembangkan berbagai layanan berbasis data jaringan. Perusahaan media digital ini juga memiliki beberapa merek teknologi dan hiburan populer seperti CNET, IGN, dan Eurogamer.
Setelah proses akuisisi selesai dan mendapat persetujuan dari regulator, Accenture berencana menggunakan data dari Ookla untuk membantu penyedia layanan cloud dan perusahaan teknologi besar yang mengoperasikan infrastruktur AI berskala besar.
Accenture menegaskan bahwa bisnis Ookla akan tetap berjalan seperti saat ini. Platform seperti Speedtest dan Downdetector akan tetap tersedia untuk publik, seperti yang dikutip dari The Verge pada Jumat (6/3/2026).
Stephen Bye, CEO Ookla, menyatakan bahwa bergabung dengan Accenture akan membuka peluang ekspansi yang lebih besar bagi perusahaan. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu memperluas bisnis data jaringan Ookla ke perusahaan-perusahaan besar di seluruh dunia.
"Bergabung dengan Accenture memungkinkan kami memperluas bisnis data jaringan ke perusahaan global dan mempercepat tujuan kami menciptakan pengalaman konektivitas yang lebih baik," ujarnya.