Agen BRILink Permudah Akses Perbankan Warga Grobogan

Rumiatun, warga Grobogan, menjadi agen BRILink untuk mempermudah akses layanan perbankan bagi masyarakat desa.

Masyarakat Desa Prigi, Grobogan, Jawa Tengah, sebelumnya mengalami kesulitan mengakses layanan perbankan. Jarak tempuh ke kantor cabang bank menjadi kendala utama, terutama bagi petani yang merupakan mayoritas penduduk.

Merespons kondisi tersebut, Rumiatun, seorang warga desa, mengambil inisiatif pada tahun 2018 dengan menjadi Agen BRILink. Pengalamannya mengelola kios pupuk membantu memahami kebutuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Melihat bahwa kebutuhan masyarakat tak hanya terbatas pada barang konsumsi dan pertanian, Rumiatun mengembangkan kiosnya menjadi titik layanan BRILink. Kini, ia melayani berbagai transaksi keuangan seperti tarik tunai, transfer, dan pembayaran tagihan.

Kehadiran BRILink mempermudah akses warga terhadap layanan keuangan formal dan mendorong perputaran ekonomi desa. "Niat saya adalah supaya warga desa tidak perlu jauh-jauh lagi kalau mau tarik uang atau ambil bantuan," kata Rumiatun, dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).

Salah satu layanan yang sangat dirasakan manfaatnya adalah pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Rumiatun membantu penerima bantuan mengecek saldo dan melakukan tarik tunai dengan cepat.

"Pencairan BPNT pun tidak lagi harus dilakukan di kantor cabang, karena melalui AgenBRILink, layanan tersebut tersedia lebih dekat, lebih efisien, dan lebih praktis bagi masyarakat desa," ucapnya.

Awalnya, Rumiatun menghadapi tantangan berupa kurangnya pemahaman masyarakat terhadap layanan BRILink. Banyak warga belum tahu bahwa transaksi keuangan dapat dilakukan di desa tanpa harus ke bank. Sebagian bahkan belum memiliki kartu ATM atau buku tabungan.

Oleh karena itu, Rumiatun juga berperan sebagai edukator keuangan. Ia memberikan pemahaman tentang manfaat menabung, penggunaan layanan perbankan, dan pentingnya bertransaksi melalui sistem keuangan formal.

Setelah 8 tahun menjadi Agen BRILink, Rumiatun berterima kasih kepada BRI atas kesempatan yang diberikan. Ia berharap dapat terus mengoptimalkan layanan BRILink sebagai tambahan usaha, meningkatkan jumlah transaksi, dan memperluas jaringan pelanggan.

Menurutnya, pelayanan yang konsisten, jujur, dan amanah adalah kunci untuk tetap eksis, dipercaya, dan menjadi pusat layanan keuangan sekaligus pusat kebutuhan pertanian bagi masyarakat sekitar.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyatakan bahwa BRI terus mendorong inklusi keuangan dan menciptakan sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai Agen BRILink.

Hingga akhir Desember 2025, jumlah Agen BRILink mencapai lebih dari 1,1 juta agen, tumbuh 12,2% secara year on year (YoY). Agen-agen ini tersebar di 66 ribu desa dan menjangkau lebih dari 80% wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

"Peran BRILink Agen tersebut kini telah bertransformasi, dari penyedia layanan transaksi menjadi lifestyle micro provider. Hal tersebut menggambarkan konsistensi BRI dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan memberdayakan," pungkas Akhmad.

Recommended