Platform e-commerce B2B global Alibaba.com secara resmi meluncurkan layanan Trade Assurance di Indonesia pada April 2026. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan perdagangan digital yang lebih aman bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menjangkau pasar internasional.
Sebagaimana dilansir dari Medcom, kehadiran layanan ini menjadi krusial mengingat UMKM merupakan pilar utama ekonomi nasional. Data BPS tahun 2025 menunjukkan sektor ini berkontribusi sebesar 61,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap hampir 97% tenaga kerja.
Head of South and Southeast Asia Alibaba.com, Roger Luo, menjelaskan bahwa infrastruktur digital yang tepat diperlukan untuk mendukung ambisi perdagangan global. Layanan ini menghubungkan penjual lokal dengan ekosistem global yang mencakup lebih dari 50 juta pembeli aktif di seluruh dunia.
"UMKM Indonesia merupakan kekuatan penting dalam perekonomian nasional, dan kami berkomitmen untuk mendukung ambisi perdagangan global mereka melalui infrastruktur digital yang tepat," ujar Roger Luo, Head of South and Southeast Asia, Alibaba.com.
Sistem ini bekerja dengan melindungi pesanan dan mengelola proses transaksi di dalam platform. Selain mendukung sistem pembayaran yang aman, fitur ini mampu mengidentifikasi potensi pembeli berisiko guna meningkatkan efisiensi operasional dan manajemen risiko bagi para eksportir lokal.
Head of Global Supply Chain Services Alibaba.com, Summer Gao, menekankan pentingnya reputasi dalam pasar global. Menurutnya, Trade Assurance membantu penjual membangun online credit rating yang terverifikasi agar lebih mudah dikenali oleh pembeli internasional sebagai mitra bisnis terpercaya.
Data internal Alibaba.com menunjukkan bahwa pemasok yang menggunakan layanan perlindungan ini mendapatkan lalu lintas ulasan, klik, dan pertanyaan hingga tiga kali lebih banyak dibandingkan yang tidak menggunakannya. Hal ini menjadi katalis bagi pertumbuhan eksportir baru yang sebelumnya terkendala masalah kepercayaan.
Salah satu pelaku usaha, PT Commotrade Indonesia, mulai memanfaatkan platform ini sejak Januari 2026 untuk menjangkau pasar baru. Pemiliknya, James Dharmawan, menyebutkan bahwa sistem escrow memberikan rasa aman bagi pembeli global yang sebelumnya ragu bertransaksi dengan perusahaan baru.
Tercatat jumlah eksportir asal Indonesia yang bergabung di platform tersebut meningkat lebih dari 30% dalam satu tahun terakhir. Sebagai inovasi lanjutan, Alibaba.com juga memperkenalkan Accio Work Agent, sebuah platform AI agentic untuk mempermudah proses pencarian mitra dagang secara global.