Doa di penghujung Ramadan menjadi penting agar ibadah diterima Allah SWT. Umat Islam dapat mengamalkan lima hal penting untuk memaksimalkan pahala di hari terakhir Ramadan.
Umat Islam di seluruh dunia merasakan suasana haru saat Ramadan mendekati akhir. Setelah sebulan berpuasa, umat Islam bersiap untuk melepas bulan suci ini, sambil berharap seluruh amalan diterima oleh Allah SWT.
Fokus utama selama Ramadan adalah mencapai takwa melalui ibadah wajib dan sunah. Selain menahan lapar dan dahaga, umat Islam melaksanakan salat tarawih, tadarus Al-Quran, dan bersedekah. Peningkatan ibadah ini diharapkan membentuk pribadi yang lebih baik.
Menjelang berakhirnya Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk menutup bulan suci ini dengan doa. Momen ini menjadi krusial agar segala ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT. Mengakhiri Ramadan dengan kerendahan hati menunjukkan kesadaran bahwa manusia hanya bisa berikhtiar.
KH Achmad Chalwani menganjurkan doa ini dibaca setelah salat Ashar di hari terakhir Ramadan. Berikut bacaan doanya:
اللهم اختم رمضان لنا ولكم بالقبول. واجعل صيامنا وصيامكم وسيلة للطهور. واجعل قيامنا وقيامكم تكفيرا للذنوب طول الدهور. اللهم ثبت حبنا وحبكم لله العزيز الغفور. وثبت و عطر حبنا و حبكم لسيدنا وحبيبنا وشفيعنا محمد وعلى أهل بيته أهل الصدق والطهور. اللهم اجعلنا وإياكم من العائدين والفا ئزين وكل عام وانتم بخير.
Allaahummakhtim Ramadhaana lanaa walakum bil qabuuli. Waj'al shiyaamana washiyaamakum wasiilatan liththuhuuri. Waj'al qiyaamana wa qiyaamakum takfiiran lidzdzunuubi thuuladduhuuri. Allaahumma tsabbit hubbanaa wa hubbakum lillaahil 'aziizil ghafuuri. Wa tsabbit wa 'aththir hubbanaa wa hubbakum lisayyidina wa habiinaa wa syafii'ina Muhammadin wa 'alaa ali baitihi ahlishshidqi wath thuhuuri. Allahummaj'alnaa wa iyyakum minal 'aaidiina wal faaiziina wa kullu 'aamin wa antum bikhairin.
Artinya: “Ya Allah, tutuplah bulan Ramadan untuk kami dan untukmu dengan penerimaan. Jadikanlah puasa kami dan puasa mereka sebagai sarana kesucian. Jadikanlah shalat malam kami dan shalat malam mereka sebagai penghapus dosa-dosa selamanya. Ya Allah, teguhkanlah cinta kami dan cinta mereka kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. Dan teguhkan serta wangi cinta kami dan cinta mereka kepada junjungan, kekasih, dan penolong kami, Muhammad dan keluarganya, keluarga yang benar dan suci. Ya Allah, jadikanlah kami dan mereka termasuk orang-orang yang kembali (ke jalan yang benar) dan orang-orang yang beruntung. Dan selamat tahun baru untukmu.”
Amalan di Malam Idulfitri
Umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam Idulfitri dengan ibadah (qiyamul lail) setelah pemerintah menetapkan 1 Syawal. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَتَىِ الْعِيدَيْنِ لِلهِ مُحْتَسِبًا لَمْ يَمُتْ قَلْبُهُ يَوْمَ تَمُوتُ الْقُلُوب. (رواه الشافعي وابن ماجه)
"Siapa saja yang qiyamul lail pada dua malam Id (Idulfitri dan Iduladha) karena Allah demi mengharap ridha-Nya, maka hatinya tidak akan mati pada hari di mana hati manusia menjadi mati," (HR As-Syafi’i dan Ibn Majah).
Selain shalat, umat Islam juga diperintahkan untuk memperbanyak takbir sebagai penghias hari raya, sesuai hadis Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa memperbanyak takbir pada malam hari raya dapat melebur dosa-dosa.
5 Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadan
Berikut amalan yang dapat dilakukan di hari terakhir Ramadan:
1. Istigfar dan Taubat
Umat Islam dianjurkan untuk memohon ampunan kepada Allah SWT, merujuk pada QS. An-Nur: 31:
وَتُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ جَمِيْعًا اَيُّهَ الْمُؤْمِنُوْنَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
Artinya: “Bertaubatlah kalian semua kepada Allah wahai orang-orang beriman agar kalian beruntung.”
2. Doa di Malam Ganjil
Manfaatkan malam Lailatul Qadar untuk membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
3. Tingkatkan Kesungguhan Ibadah
Jaga semangat ibadah, sebagaimana hadits dari Sayyidah Aisyah RA:
كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ أَحْيَا اللَّيْلَ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ وَجَدَّ وَشَدَّ الْمِئْزَرَ
Artinya: “Rasulullah SAW apabila memasuki sepuluh malam terakhir (Ramadan), beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, bersungguh-sungguh (dalam ibadah), dan mengencangkan ikat pinggangnya.” (HR. Bukhari & Muslim).
4. Maksimalkan Amal Salih
Perbaiki kualitas salat, rutinkan sedekah, dan perbanyak membaca Al-Qur'an.
5. Menutup Ramadan dengan Harapan Bertemu Kembali
Berdoa agar amal diterima dan diberikan umur panjang untuk bertemu Ramadan berikutnya:
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَصَالِحَ أَعْمَالِنَا اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ هٰذَا آخِرَ عَهْدِنَا بِرَمَضَان
Artinya: “Ya Allah, terimalah puasa kami, shalat kami, dan amal saleh kami. Ya Allah, jangan jadikan Ramadan ini sebagai Ramadan terakhir bagi kami.”