Emil Audero Kawal Cremonese Hadapi Pisa di Serie A 2026

Kiper Indonesia Emil Audero siap tampil membela Cremonese melawan Pisa pada Minggu (10/5/2026) demi membawa timnya keluar dari zona degradasi Serie A.

Penjaga gawang tim nasional Indonesia, Emil Audero, dijadwalkan melakoni pertandingan ke-32 di kasta tertinggi Liga Italia musim 2025/2026 saat Cremonese menjamu Pisa di Stadio Giovanni Zini pada Minggu (10/5/2026) malam WIB.

Laga pekan ke-36 ini menjadi krusial bagi Cremonese yang berupaya mengamankan poin penuh demi berjuang keluar dari zona degradasi. Sejauh musim ini, Audero telah mencatatkan 31 penampilan dengan raihan sembilan nirbobol dan kebobolan 46 gol.

Statistik yang dilansir dari Bola menunjukkan bahwa Audero merupakan salah satu kiper tersibuk di kompetisi tersebut. Ia menempati posisi teratas dalam jumlah penyelamatan dengan total 121 aksi penyelamatan berdasarkan data dari Kickest.

Selain volume penyelamatan yang tinggi, performa Audero juga diakui secara kualitas melalui pemeringkatan Stat Muse. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu menempati peringkat ketujuh kiper dengan rating tertinggi di Serie A melalui nilai rata-rata 6,89.

Eks pemain Juventus tersebut juga menunjukkan keunggulan dalam menjaga keperawanan gawangnya dibandingkan kiper ternama lainnya. Dengan sembilan clean sheet, Audero mengungguli catatan David de Gea di Fiorentina serta penjaga gawang Parma, Zion Suzuki.

Kemampuan individu Audero turut terlihat dalam situasi tendangan penalti. Pemain kelahiran Mataram ini tercatat sebagai kiper tersukses kedua dalam menggagalkan eksekusi 12 pas dengan dua kali penyelamatan untuk kubu Cremonese musim ini.

Kemenangan atas Pisa sangat dibutuhkan mengingat Cremonese saat ini tertahan di peringkat bawah dengan koleksi 28 poin dari 35 pertandingan. Tim asuhan Davide Ballardini ini terpaut empat angka dari batas aman yang dihuni oleh Lecce.

Peluang meraih tiga poin terbuka lebar karena Pisa datang sebagai tim juru kunci yang telah dipastikan terdegradasi ke Serie B. Tim tamu hanya mengumpulkan 18 poin sepanjang musim dan dinilai tidak lagi memiliki motivasi kompetitif yang tinggi.

Recommended