AMD Perkenalkan OpenClaw, AI Lokal di Komputer Pengguna

AMD memperkenalkan OpenClaw, framework yang memungkinkan AI agent beroperasi di komputer pengguna tanpa cloud, fokus pada privasi dan kontrol.

AMD memperkenalkan pendekatan baru dalam menjalankan kecerdasan buatan. Framework OpenClaw memungkinkan AI agent beroperasi langsung di komputer pengguna tanpa bergantung pada cloud.

Inisiatif Agent Computer AMD ini mendorong pemrosesan AI secara lokal di perangkat pribadi. Hal ini terungkap dari laporan Techspot pada Senin (16/3/2026).

AMD membayangkan asisten AI yang berjalan terus-menerus di PC pengguna dengan minimnya ketergantungan pada data center. Pendekatan ini memberikan keuntungan dalam privasi data, kontrol komputasi, serta mengurangi kebutuhan langganan layanan cloud.

Secara teknis, OpenClaw berjalan di Microsoft Windows melalui Windows Subsystem for Linux (WSL2). Inferensi model AI dilakukan secara lokal menggunakan LM Studio dengan backend llama.cpp. Konfigurasi ini memungkinkan pengguna menjalankan model bahasa besar seperti Qwen 3.5 35B A3B langsung di perangkat mereka.

Framework ini juga mendukung sistem memori lokal bernama Memory.md. Sistem ini menyimpan konteks percakapan berbasis embedding tanpa sinkronisasi ke cloud.

AMD menawarkan dua konfigurasi perangkat keras untuk menjalankan OpenClaw.

RyzenClaw

Konfigurasi pertama menggunakan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan memori terpadu 128GB. AMD menyarankan alokasi sekitar 96GB memori untuk kebutuhan grafis agar proses inferensi model berjalan optimal. Model Qwen 3.5 mampu menghasilkan sekitar 45 token per detik dan memproses input 10.000 token dalam waktu sekitar 19,5 detik. Sistem tersebut juga memiliki jendela konteks hingga 260.000 token dan menjalankan hingga enam AI agent secara bersamaan.

RadeonClaw

Konfigurasi kedua memindahkan beban komputasi ke GPU workstation AMD Radeon AI PRO R9700 dengan 32GB VRAM. Peningkatan performa mencapai sekitar 120 token per detik, sementara pemrosesan 10.000 token selesai dalam sekitar 4,4 detik. Jendela konteksnya lebih kecil, sekitar 190.000 token, dan hanya mampu menjalankan dua AI agent secara simultan.

AMD mengakui OpenClaw lebih ditujukan untuk pengembang dan early adopter yang ingin bereksperimen dengan AI agent lokal. PC berbasis Ryzen AI Max+ dengan RAM 128GB diperkirakan mulai sekitar USD 2.700 atau sekitar Rp 44 juta, sementara GPU Radeon AI PRO R9700 dijual sekitar USD 1.299 atau sekitar Rp 21 juta.

Recommended