Anjlok Rp 100.000, Cek Rincian Harga Emas Antam Ukuran 1 Gram Hari Ini 6 Februari 2026

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami koreksi tajam pada perdagangan hari ini. Setelah sempat bertahan di level tinggi, grafik harga logam mulia ini terpantau merosot cukup signifikan bagi para kolektor maupun investor.

Penurunan ini menjadi sorotan utama mengingat besaran angka yang terpangkas cukup terasa bagi pasar. Harga Emas Antam Ukuran 1 Gram Hari Ini tercatat berada di level Rp 2.856.000. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar Rp 100.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (5/2/2026) yang sempat menyentuh Rp 2.956.000.

Penyebab Penurunan Harga Emas Hari Ini

Tren penurunan harga emas ini tidak hanya terjadi pada ukuran satu gram saja. Seluruh lini produk Logam Mulia Antam mengalami penyesuaian harga ke bawah. Penurunan ini sejalan dengan dinamika pasar komoditas global dan nilai tukar yang terus bergerak fluktuatif sejak pembukaan pasar pagi tadi.

Bagi masyarakat yang kerap memantau pergerakan aset aman (safe haven), momen penurunan harga ini sering kali dianggap sebagai peluang untuk melakukan akumulasi. Namun, bagi mereka yang berencana menjual kembali (buyback), kabar ini tentu menjadi sinyal untuk lebih bersabar menunggu momentum kenaikan berikutnya.

Berdasarkan rincian dari laman resmi Logam Mulia Antam, harga paling terjangkau untuk ukuran 0,5 gram kini dibanderol Rp 1.478.000. Angka ini turun Rp 50.000 dibandingkan hari sebelumnya yang masih bertengger di Rp 1.528.000.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam 6 Februari 2026

Untuk memberikan gambaran yang lebih detail bagi masyarakat yang ingin melakukan transaksi di Butik Emas Logam Mulia, berikut adalah rincian daftar harga emas Antam mulai dari pecahan terkecil hingga terbesar:

Ukuran Emas Harga Hari Ini (Rp)
0,5 gram 1.478.000
1 gram 2.856.000
2 gram 5.652.000
3 gram 8.453.000
5 gram 14.055.000
10 gram 28.055.000
25 gram 70.012.000
50 gram 139.945.000
100 gram 279.812.000
250 gram 699.265.000
500 gram 1.398.320.000
1.000 gram 2.796.600.000

Harga Buyback Ikut Merosot Tajam

Kabar kurang sedap juga datang bagi pemilik emas yang ingin mencairkan asetnya. Harga buyback atau harga jual kembali emas Antam ke butik resmi tercatat turun lebih dalam dibandingkan penurunan harga jualnya.

Harga buyback emas Antam hari ini berada di level Rp 2.571.000 per gram. Jika dikalkulasi, terjadi penurunan sebesar Rp 149.000 dibandingkan posisi kemarin. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali (spread) memang cukup lebar, sehingga investasi emas idealnya dilakukan untuk jangka panjang agar mendapatkan keuntungan optimal.

Aturan Pajak Transaksi Emas yang Perlu Diketahui

Penting untuk diingat bahwa setiap transaksi emas batangan di Indonesia terikat dengan regulasi perpajakan yang berlaku. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017.

“Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal di atas Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Pajak PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback,” demikian bunyi ketentuan tersebut.

Sementara itu, untuk pembelian emas batangan, besaran PPh 22 yang dikenakan adalah 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai dengan bukti potong PPh 22 sebagai dokumen resmi perpajakan.

Strategi Investasi di Tengah Penurunan Harga

Melihat penurunan yang cukup drastis hari ini, banyak pengamat menyarankan untuk tetap tenang. Emas merupakan aset yang bersifat lindung nilai (hedging). Penurunan harga sebesar Rp 100.000 dalam sehari memang cukup besar secara persentase, namun secara historis, emas tetap memiliki daya tarik kuat di tengah ketidakpastian ekonomi.

Masyarakat yang ingin membeli emas disarankan untuk mengecek ketersediaan stok di butik terdekat atau melalui saluran resmi online untuk memastikan mendapatkan harga terkini yang valid. Pastikan juga selalu meminta sertifikat resmi untuk menjamin keaslian dan kemudahan saat ingin dijual kembali di masa mendatang.

Kondisi pasar yang dinamis mengharuskan kita lebih jeli melihat peluang. Apakah penurunan harga hari ini merupakan titik jenuh untuk masuk, atau justru awal dari koreksi yang lebih dalam? Semua kembali pada profil risiko dan rencana keuangan masing-masing individu.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informasi dan tidak bertujuan mengajak untuk membeli atau menjual aset tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing individu dengan segala risiko yang menyertainya.

Recommended