Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, untuk membahas potensi penutupan Selat Hormuz oleh Iran dan dampaknya terhadap pasokan minyak global.
Sebagai langkah antisipatif, Indonesia tengah menyiapkan strategi untuk menjaga pasokan minyak. Hal ini mengingat Indonesia masih bergantung pada impor minyak sebanyak 1 juta barel per hari.
"Karena ini kita antisipasi tentang pasokan minyak dunia, karena bagaimanapun kita masih melakukan impor 1 juta barel per day," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).
Untuk memitigasi risiko tersebut, Bahlil menyatakan akan segera mengadakan rapat koordinasi dengan Dewan Energi Nasional (DEN).
Bahlil menambahkan, saat ini Indonesia memiliki stok Bahan Bakar Minyak (BBM) yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 20 hari.
"Masih cukup 20 hari," kata Bahlil singkat mengenai ketahanan energi terkini.