Raksasa teknologi Apple memberikan peringatan resmi pada Jumat (8/5/2026) mengenai pergeseran tren serangan siber yang kini menargetkan pemilik perangkat Mac melalui teknik manipulasi psikologis. Pelaku kejahatan dilaporkan beralih dari eksploitasi celah teknis menjadi teknik yang mendorong pengguna menjalankan perintah berbahaya secara mandiri.
Dilansir dari Detik iNET, pola serangan ini mulai marak karena sistem keamanan fisik pada chip Apple Silicon terbaru, seperti M5, dinilai sangat sulit ditembus dengan metode konvensional. Sebagai gantinya, peretas menggunakan taktik social engineering untuk mengelabui korban agar membuka aplikasi Terminal dan menempelkan skrip berbahaya.
"Hacker tidak lagi harus membobol Mac secara teknis. Mereka cukup meyakinkan pengguna untuk melakukannya sendiri," ujar pihak Apple sebagaimana dikutip dari Detik iNET. Modus ini biasanya menyasar data sensitif seperti kata sandi, cookie login, hingga akses ke dompet kripto milik pengguna.
Sebagai langkah antisipasi, Apple memperkenalkan fitur Terminal Paste Warning pada sistem operasi macOS Tahoe 26. Fitur ini dirancang untuk memberikan peringatan otomatis kepada pengguna sebelum mereka menempelkan perintah ke dalam aplikasi Terminal guna mencegah eksekusi skrip dari sumber yang tidak dikenal.
Selain peringatan manual, Apple juga telah memperbarui XProtect yang merupakan sistem antivirus bawaan pada macOS. Pembaruan ini memungkinkan sistem untuk mengenali dan memblokir skrip berbahaya yang sering digunakan dalam kampanye social engineering melalui forum online maupun platform terbuka.
Apple turut menyoroti risiko privasi dari aplikasi agen AI pihak ketiga yang meminta akses luas ke folder pribadi dan email pengguna. Perusahaan menekankan bahwa integrasi kecerdasan buatan harus tetap mengedepankan prinsip transparansi dan kontrol penuh di tangan pengguna untuk mencegah pengiriman data ke server eksternal tanpa izin.
Perlindungan tambahan pada macOS Tahoe 26 ini dilaporkan tidak akan aktif secara otomatis pada 24 jam pertama penggunaan perangkat baru. Selain itu, fitur peringatan ini juga dikecualikan bagi pengguna yang telah memasang alat pengembang seperti Xcode di perangkat mereka.