Apple dilaporkan tengah mengembangkan laptop Mac dengan harga terjangkau. Perangkat yang disebut MacBook Neo ini akan menjadi model entry-level dengan menggunakan chip dari iPhone, berbeda dengan MacBook Air atau Pro yang memakai prosesor seri M.
Informasi mengenai MacBook Neo pertama kali muncul dalam dokumen kepatuhan regulasi Uni Eropa di situs resmi Apple, yang menampilkan model "MacBook Neo (Model A3404)" dalam daftar perangkat MacBook 2026 bersama MacBook Air dan MacBook Pro yang diperbarui dengan chip M5. Walaupun dokumen tersebut telah dihapus, tangkapan layar dan detailnya telah tersebar luas.
Beberapa media teknologi seperti MacRumors, 9to5Mac, dan AppleInsider melaporkan bocoran mengenai MacBook Neo. Dalam dokumen regulasi tersebut, MacBook Neo tercantum sebagai model baru di lini MacBook 2026.
Diduga, nama "Neo" dipilih untuk menandakan sesuatu yang baru dalam portofolio Apple. Hal ini juga menarik karena Apple baru saja memperkenalkan aksesori Apple Watch Hermès Néo Tricot band, sehingga kata "Neo" tampaknya menjadi bagian dari strategi branding terbaru Apple.
Penggunaan nama MacBook tanpa embel-embel "Air" atau "Pro" mengingatkan pada lini MacBook klasik yang dihentikan pada 2019. Namun, kali ini pendekatannya berbeda karena Apple akan menggunakan chip A-series dari iPhone untuk menekan harga.
Bocoran Spesifikasi
Walaupun belum diumumkan secara resmi, sejumlah bocoran telah mengungkap spesifikasi awal MacBook Neo. Laptop ini diprediksi menggunakan chip A18 Pro yang juga dipakai pada iPhone 16 Pro, atau kemungkinan versi yang disesuaikan seperti A19 Pro.
Chip tersebut tidak sekuat prosesor seri M, tetapi dinilai cukup mumpuni untuk aktivitas sehari-hari seperti browsing, pekerjaan kantor, streaming, hingga pemrosesan fitur Apple Intelligence di perangkat.
MacBook Neo juga disebut akan membawa layar 12,9 inci Liquid Retina dengan desain layar penuh tanpa notch. Beberapa rumor menyebutkan dukungan refresh rate adaptif hingga 120 Hz, meski fitur ini kemungkinan hanya hadir pada varian tertentu.
Dari sisi desain, Apple dikabarkan akan menggunakan bodi aluminium ringan dengan pilihan warna cerah seperti pink, biru, hijau, dan kuning. Pendekatan ini mirip dengan iMac dan iPad entry-level yang ditujukan untuk menarik perhatian pengguna muda.
Untuk konektivitas, MacBook Neo diperkirakan memiliki dua port USB-C, dukungan MagSafe untuk pengisian daya, serta konektivitas Wi-Fi 7 dan Bluetooth terbaru. Rumor menyebut Apple akan menggunakan chip Wi-Fi dari MediaTek alih-alih chip custom miliknya sendiri.
Konfigurasi memori dasar kemungkinan dimulai dari 8GB unified memory dengan penyimpanan 256GB atau 512GB SSD. Beberapa laporan bahkan menyebut opsi RAM hingga 24GB.
Fitur lain yang diprediksi hadir antara lain kamera depan dengan Center Stage, speaker stereo, serta dukungan penuh macOS terbaru yang sudah terintegrasi dengan Apple Intelligence. Untuk menekan harga, beberapa fitur premium kemungkinan dihilangkan dari model dasar.
Prediksi Harga dan Tanggal Rilis
Jika bocoran ini akurat, MacBook Neo akan diposisikan di bawah MacBook Air yang saat ini dijual mulai USD 1.099 setelah pembaruan dengan chip M5.
Analis memperkirakan harga MacBook Neo bisa berada di kisaran USD 599 hingga USD 799. Jika dikonversi ke rupiah, harganya berada di sekitar Rp 9 juta hingga Rp 12 jutaan.
Harga tersebut akan membuat MacBook Neo bersaing langsung dengan berbagai laptop entry-level Windows, Chromebook premium, hingga kombinasi iPad dan Magic Keyboard.
Dengan menggunakan chip iPhone, Apple bisa menekan biaya produksi sekaligus tetap menghadirkan performa yang cukup mulus untuk penggunaan sehari-hari. Strategi ini dinilai sebagai langkah besar Apple untuk masuk ke segmen laptop yang lebih terjangkau tanpa meninggalkan ekosistem tertutupnya.
Apple disebut akan menggelar acara hands-on khusus pada 4 Maret 2026 di beberapa kota besar seperti New York, London, dan Shanghai. Banyak pengamat memperkirakan MacBook Neo akan menjadi salah satu produk yang diperkenalkan dalam rangkaian acara tersebut.