Misi Berawak Artemis II NASA Meluncur, Cetak Sejarah Penerbangan Bulan

Roket Space Launch System (SLS) NASA berhasil meluncurkan misi Artemis II pada 2 April 2026 WIB. Ini adalah penerbangan berawak pertama ke Bulan setelah 50…

Program eksplorasi antariksa NASA, Artemis II, berhasil meluncurkan roket Space Launch System (SLS) beserta wahana antariksa Orion pada Kamis, 2 April 2026 pukul 05.35 WIB. Misi ini menandai penerbangan berawak pertama menuju Bulan oleh NASA setelah lebih dari setengah abad program Apollo berakhir. Peluncuran bersejarah ini disaksikan ribuan orang langsung dari pantai Florida dan jutaan lainnya melalui siaran langsung digital, seperti diberitakan oleh Detik iNET.

Roket raksasa setinggi 98 meter yang akrab disebut "Moon Rocket" ini lepas landas dari Launch Complex 39B di Kennedy Space Center, Florida. Setelah sempat mengalami penundaan minor akibat isu teknis yang cepat diatasi, tim peluncuran memberikan persetujuan penuh untuk memulai misi.

Saat peluncuran, kedua solid rocket booster roket SLS menyala pertama kali, menghasilkan lebih dari 75% daya dorong yang diperlukan untuk mengangkat roket seberat 5.000 ton dari landasan. Gabungan daya dorongnya bersama empat mesin RS-25 menghasilkan total 8,8 juta pon gaya saat liftoff. Setelah berhasil lepas dari gravitasi Bumi, wahana Orion akan terpisah dari roket SLS dan melanjutkan perjalanan selama sekitar 10 hari.

Perjalanan Orion akan mengelilingi Bulan tanpa melakukan pendaratan. Para astronot akan terbang lebih jauh dari Bumi dibandingkan misi Apollo sebelumnya, berpotensi memecahkan rekor jarak terjauh yang dicapai Apollo 13, yaitu sekitar 400.000 kilometer dari Bumi. Selama misi ini, kru akan menguji sistem pendukung kehidupan, navigasi, serta komunikasi di lingkungan luar angkasa dalam.

Recommended