PT Astra Honda Motor (AHM) terus menunjukkan komitmennya dalam dunia balap internasional. Selain menurunkan pembalap di berbagai ajang, logo AHM akan terlihat pada racing suit dan motor balap tim Honda yang berkompetisi di kejuaraan dunia.
Pada Indonesia International Motor Show (IIMS) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (05/02/2026), AHM menegaskan kembali hadirnya logo One Heart dan Satu Hati di MotoGP, World Superbike, dan MXGP.
Dukungan ini diberikan AHM kepada tim Honda. Logo “One Heart” dan “Satu Hati” akan menghiasi panel bodi samping bawah motor RC213V yang digunakan Honda Racing Team selama musim balap MotoGP 2026. Selain itu, logo juga akan disematkan pada racing suit yang dikenakan oleh Luca Marini dan Joan Mir, duo pembalap Honda di MotoGP 2026.
Menurut Octavianus Dwi Putro, Marketing Director PT AHM, dukungan AHM di ajang balap motor bergengsi ini diharapkan dapat terus memotivasi generasi muda Indonesia untuk berani bermimpi dan berjuang meraih prestasi hingga level balap tertinggi.
AHM menjalankan dukungan terhadap dunia balap Indonesia melalui pendekatan yang komprehensif. AHRS tetap menjadi fondasi utama pembinaan dasar, dengan proses seleksi dan pelatihan terstruktur bagi bibit pembalap muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Program ini menjadi awal lahirnya pembalap yang kini bersaing di level Asia dan internasional. AHM juga terus mendukung berbagai ajang balap dalam negeri, termasuk Kejuaraan Nasional Motoprix di berbagai wilayah serta Mandalika Racing Series sebagai kejuaraan balap motor sport nasional.
Ajang Honda Dream Cup (HDC) juga akan terus dihadirkan sebagai wadah aktualisasi bagi pecinta balap Honda di berbagai daerah.
Octa menambahkan, melalui rangkaian program pembinaan ini, pihaknya berupaya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi ekosistem balap di Indonesia, baik pembalap, komunitas, maupun para penggemar. Ia berharap potensi-potensi baru dari berbagai daerah dapat terus tumbuh, pembinaan balap semakin terstruktur, dan masyarakat dapat menikmati atmosfer balap yang lebih dekat dengan mereka.