Layanan mesin pencari legendaris Ask.com resmi menghentikan seluruh operasionalnya pada Jumat, 1 Mei 2026, setelah melayani pengguna internet selama hampir 30 tahun. Penutupan platform pionir ini dilakukan oleh perusahaan induknya, InterActiveCorp (IAC), sebagai langkah restrukturisasi strategi bisnis di tengah perubahan industri digital yang dinamis.
Keputusan penghentian layanan ini berimbas pada seluruh fitur pencarian di bawah naungan Ask.com yang kini tidak dapat diakses lagi. Sebagaimana dilansir dari Medcom, langkah tersebut diambil IAC untuk memfokuskan kembali arah bisnis perusahaan ke sektor lain yang dianggap lebih relevan dengan kondisi pasar saat ini.
Ask.com pertama kali muncul pada tahun 1996 dengan identitas awal Ask Jeeves yang identik dengan maskot kepala pelayan. Platform ini mencatatkan sejarah sebagai pelopor pencarian berbasis bahasa alami, di mana pengguna dapat mengajukan pertanyaan layaknya berbicara dengan manusia daripada menggunakan kata kunci kaku.
Pendekatan inovatif tersebut kemudian berganti nama menjadi Ask.com pada tahun 2006 guna memperluas jangkauan pasar global. Model interaksi berbasis pertanyaan yang diusung platform ini kini diakui sebagai fondasi awal bagi pengembangan teknologi chatbot kecerdasan buatan (AI) dan asisten virtual modern.
Meskipun memiliki peran historis yang besar, Ask.com mulai kehilangan dominasi pasarnya dalam beberapa dekade terakhir akibat persaingan ketat dengan Google. Keunggulan algoritma pesaing yang lebih cepat dan akurat membuat posisi Ask.com kian tergerus meskipun perusahaan telah melakukan berbagai upaya pembaruan dan penjenamaan ulang.
Pihak IAC menyatakan apresiasi mendalam kepada tim pengembang dan basis pengguna setia yang telah mendukung platform tersebut sejak era awal internet. Berakhirnya masa operasional Ask.com menandai hilangnya salah satu pemain kunci yang pernah mendefinisikan cara manusia berinteraksi dengan mesin pencari melalui bahasa sehari-hari.