ASUS Indonesia bekerja sama dengan Intel dan Microsoft resmi meluncurkan ASUS ExpertBook Ultra, sebuah laptop bisnis flagship berbasis kecerdasan buatan (AI) di Jakarta pada Jumat, 8 Mei 2026. Perangkat ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan profesional modern dengan bobot ultra ringan mulai dari 0,99 kilogram.
Laptop ini dibekali dengan prosesor Intel Core Ultra terbaru yang mengintegrasikan Neural Processing Unit (NPU) berkekuatan 50 TOPS. Dilansir dari Medcom, perangkat ini mampu mempertahankan performa CPU yang stabil pada Thermal Design Power (TDP) 50W tanpa mengalami penurunan kecepatan atau throttling.
Daya tahan menjadi keunggulan utama dengan penggunaan material magnesium-aluminium AZ31B kelas kedirgantaraan yang dilapisi ASUS Nano Ceramic Technology. Meski memiliki ketebalan hanya 10,9 mm, ExpertBook Ultra menampung baterai berkapasitas 70Wh yang diklaim dapat beroperasi hingga 26 jam penggunaan kontinu.
"ASUS ExpertBook Ultra merupakan puncak tertinggi dari rekayasa Asus sekaligus jawaban kami terhadap masa depan dunia kerja," ujar S.Y. Hsu, Co-CEO of ASUS. Ia menambahkan bahwa mesin ini dirancang tanpa kompromi untuk pemimpin bisnis yang membutuhkan kecepatan pemrosesan data tinggi.
Pada sektor dapur pacu, varian tertinggi menggunakan prosesor Intel Core Ultra X9-388H dengan total kemampuan AI platform mencapai 180 TOPS. Spesifikasi ini didukung oleh RAM LPDDR5x hingga 64GB dengan kecepatan 9600 MT/s serta penyimpanan SSD PCIe Gen5 x4 yang memiliki kecepatan baca melampaui 14.000 MB/s.
Visual perangkat ditunjang oleh layar sentuh 14 inci 3K Tandem OLED dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 1400 nits. Untuk mendukung mobilitas, sistem pengisian daya cepatnya mampu memberikan waktu produktivitas selama enam jam hanya dengan pengisian selama 15 menit.
Sisi keamanan enterprise diperkuat melalui dukungan standar NIST SP 800-193 dan fitur ASUS ExpertGuardian. Fitur ini mencakup dual self-healing BIOS ROM, modul TPM 2.0, sensor sidik jari, hingga pelindung fisik kamera web untuk menjamin privasi pengguna korporasi.
Integrasi perangkat lunak MyExpert AI memungkinkan pengguna menjalankan fungsi AI generatif secara lokal, termasuk transkripsi rapat dan penerjemahan real-time melalui fitur AI ExpertMeet. Perangkat ini juga telah dilengkapi dengan konektivitas mutakhir seperti Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 untuk mendukung komunikasi bisnis.