Laba Bersih Bank BSN Melonjak 313 Persen Sepanjang Tahun 2025

Bank BSN mencatatkan pertumbuhan laba bersih lebih dari 300 persen pada 2025 setelah proses spin off dan pengalihan aset strategis.

PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan mencapai lebih dari 300 persen secara tahunan pada penutupan buku tahun 2025. Capaian ini diumumkan dalam keterangan resmi di Jakarta pada Rabu, 7 Mei 2026, sebagai hasil dari efisiensi pasca aksi korporasi.

Lonjakan performa keuangan ini merupakan implikasi dari pemisahan unit usaha syariah (spin off) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang tuntas pada Desember 2025. Dilansir dari Detik Finance, Bank BSN telah menerima pengalihan aset serta liabilitas dari UUS BTN dan Bank Victoria Syariah.

Laporan keuangan perseroan menunjukkan laba bersih Bank BSN mencapai Rp83,64 miliar pada akhir 2025. Angka tersebut melesat 313,85 persen dibandingkan perolehan laba tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp20,21 miliar.

Pertumbuhan masif juga terjadi pada total aset yang ditutup di level Rp73,07 triliun per 31 Desember 2025. Nilai ini meningkat 2.104,5 persen dari posisi tahun sebelumnya senilai Rp3,31 triliun, yang sekaligus menempatkan Bank BSN sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia.

Sektor penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) turut mengalami kenaikan tajam menjadi Rp58,73 triliun, tumbuh 4.206,5 persen dibandingkan posisi 2024. Sementara itu, penyaluran pembiayaan tercatat sebesar Rp54,87 triliun atau tumbuh 4.083,8 persen secara tahunan.

Penguatan pendapatan berbasis piutang dan bagi hasil menjadi motor penggerak utama kinerja positif ini. Pendapatan pengelolaan dana sebagai Mudharib naik menjadi Rp2,73 triliun, meningkat 1.112,3 persen dari realisasi tahun 2024 yang hanya sebesar Rp224,8 miliar.

"Pencapaian ini adalah anugerah dan bukti kepercayaan stakeholder. Dukungan BTN sebagai induk menjadi motor bagi Bank BSN untuk memberikan performa terbaik," kata Alex Sofjan Noor, Direktur Utama Bank BSN.

Ke depannya, manajemen akan memfokuskan pengembangan pada ekosistem pembiayaan perumahan berbasis syariah melalui inovasi layanan digital. Bank BSN berkomitmen memperluas literasi keuangan inklusif untuk mengisi ruang kosong dalam pasar syariah nasional yang masih terbuka lebar.

Saat ini jaringan operasional Bank BSN didukung oleh 37 kantor cabang, 82 kantor cabang pembantu, dan 546 kantor layanan syariah. Seluruh jaringan ATM perseroan telah terintegrasi penuh dengan infrastruktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai induk usaha.

Recommended