ATSI Pastikan Operator Seluler Siap Hadapi Kebijakan WFH Mingguan

Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menyatakan operator seluler siap mendukung kebijakan WFH seminggu sekali untuk ASN dan swasta.

Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) memastikan kesiapan operator seluler dalam menghadapi rencana pemerintah. Kebijakan ini adalah penerapan kerja dari rumah (WFH) satu kali dalam seminggu. Langkah ini diambil untuk menghemat energi di tengah gejolak konflik di Timur Tengah, dan akan berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai swasta.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebelumnya telah menginisiasi dorongan agar operator seluler melakukan berbagi infrastruktur (infrastructure sharing). Hal ini untuk memastikan kelancaran saat kebijakan WFH tersebut resmi diberlakukan.

Dukungan penuh terhadap kebijakan ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif ATSI, Marwan O. Baasir. Pernyataannya itu, dilansir dari Detik iNET, disampaikan pada Rabu, 1 April 2026.

Marwan menjelaskan bahwa skema infrastruktur pasif telah berhasil diterapkan oleh operator. Pengalaman tersebut terjadi saat kebijakan WFH pertama kali diberlakukan di era pandemi COVID-19. Oleh karena itu, operator seluler dinilai tidak akan menghadapi kesulitan. Kesiapan ini untuk mengakomodasi kebijakan WFH yang kini hanya berlangsung satu hari dalam sepekan.

Marwan juga menambahkan bahwa saat pandemi, teknologi yang digunakan adalah 4G, belum 5G. Kerja sama telah mencakup menara, pasokan daya, dan serat optik. Walau spektrum frekuensi terbatas, pengalaman lalu menjadi bekal.

Menurutnya, operator seluler dipandang siap. “Tidak ada perubahan yang signifikan, mungkin hanya penambahan kapasitas di beberapa titik,” ujar Marwan. Ia melanjutkan, karena sebelumnya telah mengimplementasikan WFH selama bertahun-tahun, persiapan sekarang akan lebih mudah.

Kebijakan WFH yang hanya berlangsung satu hari dalam seminggu juga diyakini tidak akan menjadi penghalang. Operator seluler akan mampu menjaga kualitas layanan internet dan komunikasi saat ASN serta pegawai swasta bekerja dari rumah.

"Operator sudah terlatih. Belajar dari empat tahun lalu, sekarang kita implementasikan lagi, insya Allah ya siap," tegas Marwan.

Sebelumnya, pemerintah dalam jumpa pers pada Selasa, 31 Maret, mengumumkan kebijakan WFH untuk ASN. Aturan tersebut menetapkan bahwa ASN akan bekerja dari rumah setiap hari Jumat.

Recommended