Pebulutangkis tunggal putra asal Denmark, Viktor Axelsen, secara resmi mengumumkan keputusan untuk pensiun dari dunia bulu tangkis profesional pada Rabu (15/4/2026). Pengunduran diri atlet berusia 32 tahun ini dipicu oleh masalah cedera punggung kronis yang tidak kunjung pulih selama setahun terakhir.
Keputusan berat ini disampaikan langsung oleh sang juara dunia melalui platform media sosial pribadinya. Dilansir dari Bola, Axelsen terpaksa gantung raket karena kondisi fisiknya sudah tidak memungkinkan lagi untuk bersaing di level kompetisi tertinggi dunia.
"Ini bukan hari yang mudah bagi saya," ujar Viktor Axelsen, mantan pebulutangkis nomor satu dunia. Ia menjelaskan bahwa tubuhnya sudah mencapai batas maksimal untuk menghadapi tekanan pertandingan internasional yang berat.
Masalah kesehatan Axelsen mulai memburuk sejak April 2025, yang menyebabkannya sering absen dalam berbagai turnamen besar. Meski telah menjalani operasi endoskopi hingga prosedur suntikan medis, kondisi punggungnya tidak menunjukkan perbaikan signifikan hingga memasuki April 2026.
Tim medis, termasuk Dr. Morten Zebitz, telah memberikan saran sejak Maret 2026 agar Axelsen memprioritaskan kesehatan jangka panjangnya. Para spesialis menilai peluang Axelsen untuk kembali ke performa terbaik sangat kecil mengingat risiko cedera yang terus berulang.
Sepanjang kariernya, Axelsen mencatatkan warisan prestasi yang luar biasa dengan meraih dua medali emas Olimpiade dan dua gelar Juara Dunia. Atlet bertinggi badan 194 cm ini juga mengoleksi empat gelar Juara Eropa di sektor tunggal putra.
Dominasi Axelsen di jagat bulu tangkis tercermin dari keberhasilannya menduduki peringkat satu dunia BWF selama total 183 minggu. Selain masalah fisik, Axelsen sebelumnya sempat menyoroti kendala administratif terkait hadiah uang dari turnamen Indonesia Open 2023 yang belum diterimanya.