Panitia UTBK SNBT 2026 Terapkan Aturan Ketat dan Sanksi Pembatalan

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 dimulai Selasa (21/4/2026) dengan aturan ketat bagi peserta guna mencegah kecurangan dan memastikan ketertiban ujian.

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 resmi dimulai pada Selasa, 21 April 2026, dengan pengawasan ketat terhadap seluruh peserta. Panitia mewajibkan setiap peserta mematuhi protokol dan tata tertib guna menghindari sanksi tegas berupa pembatalan hasil ujian bagi pelanggar.

Dilansir dari Medcom, para peserta diinstruksikan untuk sudah berada di lokasi ujian minimal 30 menit sebelum sesi dimulai. Keterlambatan dengan alasan apa pun setelah ujian berlangsung akan mengakibatkan peserta dilarang masuk dan kehilangan kesempatan mengikuti tes.

Persiapan dokumen menjadi aspek krusial yang harus diperhatikan sejak satu hari sebelum jadwal ujian. Peserta wajib membawa kartu peserta ujian, identitas diri asli seperti KTP atau SIM, serta fotokopi ijazah yang telah dilegalisir atau surat keterangan duduk di kelas XII bagi siswa tahun terakhir.

Ketentuan berpakaian juga diatur secara spesifik, di mana peserta harus mengenakan sepatu dan dilarang memakai kaos oblong. Pemeriksaan fisik dan barang bawaan akan dilakukan oleh panitia untuk memastikan tidak ada alat komunikasi, kalkulator, atau perangkat elektronik lainnya yang masuk ke ruang ujian.

Saat berada di dalam ruangan, seluruh tas dan buku harus dititipkan pada tempat yang tersedia sesuai arahan pengawas. Peserta hanya diperbolehkan duduk pada kursi dengan nomor yang sudah ditentukan dan wajib meletakkan kartu peserta di atas meja untuk proses verifikasi identitas.

Larangan keras diterapkan selama pengerjaan soal berlangsung, termasuk larangan berkomunikasi dengan sesama peserta, menyontek, atau merekam soal ujian. Segala bentuk kecurangan atau tindakan meminta bantuan dari pihak luar akan dicatat dalam berita acara pelanggaran untuk ditindaklanjuti.

Sistem ujian menggunakan perangkat komputer yang dioperasikan melalui mouse untuk memilih jawaban, dengan status soal yang diperbarui secara otomatis. Peserta diberikan kesempatan untuk mengubah jawaban selama durasi waktu ujian masih tersedia melalui antarmuka yang disediakan.

Setelah durasi berakhir, seluruh peserta dilarang melanjutkan pengerjaan dan wajib tetap berada di kursi masing-masing hingga mendapatkan instruksi keluar dari pengawas. Prosedur ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan memastikan seluruh data jawaban telah tersimpan dengan benar dalam sistem pusat.

Recommended