Aulia Sarah Alumni LPDP Perkenalkan Filosofi Jawa di Duke

Alumni LPDP, Aulia Sarah, memperkenalkan filosofi Jawa \

Sebuah kebanggaan tercipta di Duke University, Amerika Serikat, saat Aulia Sarah, alumni program Master's of Engineering Management, didapuk menjadi pembicara wisuda pada Desember 2024.

Ara, sapaan akrabnya, dipilih bukan hanya karena prestasi akademiknya yang gemilang, tetapi juga kemampuannya merangkum semangat komunitas, ketangguhan, dan dedikasi khas sekolah teknik tersebut.

Dalam pidatonya, Ara memperkenalkan filosofi kuno dari Jawa, "Urip Iku Urup", yang berarti hidup adalah tentang memberi cahaya.

"Sebagai orang Indonesia yang tumbuh besar di Pulau Jawa, satu peribahasa yang selalu saya bawa adalah 'Urip Iku Urup', yang artinya hidup adalah tentang memberi cahaya," ujar Ara, dikutip dari akun Instagram @auliasarah, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia menjelaskan filosofi tersebut bermakna bahwa hidup yang bermakna adalah hidup yang mampu menerangi dan menghangatkan sekitarnya, seperti lilin. Esensi filosofi ini bukan hanya melayani, tetapi juga menjaga harapan dan kebaikan dalam diri sendiri.

Ara mengingatkan para lulusan 2024 dan 2025 bahwa gelar mereka membawa tanggung jawab besar untuk menerangi dunia. "Mari kita terangi dunia. Cahaya yang kita bagi di sini akan memicu perubahan, membawa kebaikan, dan menjadi milik kalian untuk diberikan," pesan Ara.

Aulia Sarah adalah lulusan berprestasi program Master of Engineering Management (MEM) di Duke University dengan IPK 3,89.

Sebagai penerima beasiswa LPDP dan Djarum Beasiswa Plus, Ara terpilih menjadi pembicara wisuda berkat kemampuannya merangkum semangat dan ketangguhan mahasiswa.

Sebelumnya, ia lulus dari Teknik Fisika ITS dengan IPK 3,63, menguasai instrumentasi, kontrol proses, dan diagram alur industri.

Selama di Duke, Ara aktif sebagai Graduate Teaching Assistant di bidang pemasaran dan terlibat dalam proyek energi geotermal dan migas. Ia juga berpartisipasi dalam kompetisi desain pabrik internasional dan case competition bersama McKinsey & Co.

Di balik pencapaiannya, Ara menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis empati dan kolaborasi, yang ia sampaikan melalui filosofi Jawa ‘Urip Iku Urup’ dalam pidatonya.

Bagi Ara, keberhasilan sejati adalah proses pertumbuhan dan kemampuan memberikan dampak positif bagi orang lain dalam lingkungan inklusif.

Recommended