Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/4/2026), untuk melaporkan hasil negosiasi pasokan energi dengan Rusia kepada Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut dijadwalkan guna membahas kelanjutan ketersediaan cadangan energi nasional.
Dilansir dari Detik Finance, kedatangan Bahlil merupakan respons cepat setelah ia melakukan kunjungan kerja ke Rusia awal pekan ini. Bahlil menyatakan akan memberikan penjelasan lebih rinci mengenai poin-poin kesepakatan setelah rapat terbatas bersama Presiden berakhir.
"Saya rapat dulu ya. Nanti balik akan saya laporkan ya," tegas Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).
Sebelumnya, pada Selasa (14/4/2026), Indonesia dikabarkan telah mengamankan jaminan suplai minyak mentah (crude) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari pihak Rusia. Kepastian ini didapat usai Bahlil mengadakan pertemuan teknis dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev di Rusia.
Selain pasokan bahan bakar, kesepakatan tersebut juga mencakup pemanfaatan fasilitas penyimpanan (storage) energi. Kerja sama ini menjadi tindak lanjut nyata dari pembicaraan tingkat tinggi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Vladimir Putin di Kremlin sebelumnya.
Menurut Bahlil, pemerintah Indonesia berhasil memperoleh hasil yang cukup baik untuk menambah cadangan minyak mentah dan LPG domestik. Skema kerja sama yang diusung melibatkan mekanisme antarpemerintah (G to G) serta hubungan antarkorporasi (B to B).
Langkah ini diambil pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika pasar global. Selain minyak dan gas, Indonesia juga membuka peluang kolaborasi lebih luas mencakup eksplorasi sektor mineral dan penjajakan pengembangan energi nuklir bersama Rusia.
"Kita ingin semua ini betul-betul memberi kepastian bagi ketahanan energi nasional," ujar Bahlil dalam keterangan resminya. Saat ini, pemerintah fokus memastikan kelancaran teknis agar pengiriman pasokan dari Rusia dapat segera terealisasi untuk memperkuat stok energi di dalam negeri.