Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Komdigi bersama Detikcom memberikan penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026 kepada sejumlah instansi di Hotel Sultan, Jakarta, pada Jumat (17/4/2026). Penghargaan ini menyoroti peran nyata komunitas dan institusi dalam memperkuat literasi serta jaringan digital di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Dilansir dari Detik iNET, Puskesmas Tayando Ohoiel di Kota Tual, Maluku, terpilih sebagai pemenang kategori Puskesmas Inovatif dalam Digitalisasi Layanan Kesehatan. Sementara itu, SMA Negeri 1 Bintan Pesisir di Kepulauan Riau meraih predikat Sekolah Teladan Digital, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ditetapkan sebagai Mitra Pendukung Pembangunan Konektivitas.
Puskesmas Tayando Ohoiel yang terletak di wilayah kepulauan sempat menghadapi krisis listrik dan internet sebelum mendapatkan bantuan infrastruktur pada Oktober 2024. Setelah akses tersedia, instansi ini secara mandiri mengembangkan layanan telekonsultasi melalui WhatsApp serta edukasi kesehatan aktif melalui media sosial yang kini diikuti oleh ribuan warga lokal.
Di sektor pendidikan, SMA Negeri 1 Bintan Pesisir tetap mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi meski berada di zona blank spot Pulau Gin Besar. Guru-guru di sekolah tersebut dilaporkan telah mengembangkan berbagai media mandiri seperti virtual reality (VR), augmented reality (AR), serta manajemen sistem pembelajaran yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI).
Peran TNI dalam mendukung infrastruktur digital difokuskan pada pengawalan keamanan pembangunan BTS Bakti Komdigi, khususnya di wilayah Papua. Sinergi ini dinilai strategis dalam menjaga keberlanjutan fasilitas komunikasi yang menjadi bagian dari sistem pertahanan nasional di titik-titik pelosok Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa kerja sama dengan TNI sangat krusial untuk menghubungkan wilayah-wilayah sulit di Papua dengan dunia digital. Penentuan titik strategis dan pengamanan infrastruktur menjadi poin utama kolaborasi antarlembaga tersebut.
"Kemkomdigi membangun konektivitas di daerah Papua bekerja sama dengan teman-teman TNI, khususnya yang bertugas di sana," ujar Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital.
Apresiasi ini menjadi panggung bagi para inovator daerah yang berhasil mengatasi keterbatasan geografis demi pemerataan akses informasi. Penyerahan penghargaan ini juga menandai keberlanjutan program penguatan ekosistem digital nasional yang inklusif hingga ke perbatasan negara.