Sebanyak 45 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Wiranesia mengikuti pelatihan pemasaran digital yang diselenggarakan bank bjb di Graha Wiranesia, Jakarta Selatan, pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan bertajuk Bincang Bisnis dan Bazaar UMKM Wiranesia ini digelar dalam rangka memperingati momentum Hari Kartini.
Program edukasi tersebut difokuskan untuk memperkuat ekosistem UMKM agar lebih adaptif terhadap perubahan teknologi. Dilansir dari Detik Finance, bank bjb berupaya mendorong para pelaku usaha agar memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah dinamika pasar nasional yang terus berubah.
Corporate Secretary bank bjb, Herfinia menjelaskan bahwa sektor UMKM memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan menciptakan lapangan kerja. Ia menyoroti peran signifikan kaum perempuan sebagai penggerak utama dalam sektor usaha tersebut.
"Melihat potensi tersebut, bank bjb mengambil peran aktif untuk terus mendukung para Kartini masa kini. Salah satu fokus utama yang didorong adalah peningkatan literasi digital bagi pelaku UMKM perempuan," ujar Herfinia, Corporate Secretary bank bjb.
Penerapan strategi pemasaran modern dinilai sebagai kebutuhan mendesak bagi UMKM seiring pergeseran perilaku konsumen ke platform digital. Selain materi pemasaran, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai literasi keuangan untuk menunjang pengelolaan modal usaha mereka.
Dalam rangkaian acara tersebut, bank bjb mensosialisasikan berbagai produk perbankan, mulai dari akses pembiayaan hingga layanan transaksi digital. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi bank sebagai mitra strategis dalam pertumbuhan profesional para pelaku usaha kecil.
Manajemen bank bjb menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan program kolaboratif serupa di masa mendatang. Fokus keberlanjutan program ini diarahkan agar UMKM binaan dapat menembus pasar yang lebih luas dengan dukungan konsisten dari pihak perbankan.