PT Bank Jago Tbk mengungkapkan adanya kebiasaan unik nasabah Bank Jago Syariah di Indonesia selama bulan Ramadan. Masyarakat Indonesia gemar melakukan sedekah digital, terutama pada waktu sahur hingga menjelang shalat Dhuha.
Menurut Head of Sharia Business PT Bank Jago Tbk, Waasi Sumintardja, terjadi peningkatan signifikan dalam transaksi sedekah selama dua minggu pertama Ramadan. Peningkatannya mencapai 250%.
"Di bulan Ramadan ini memang, khusus di bulan Ramadan sekitar 2 minggu ini belum selesai, itu sudah terjadi peningkatan transaksi terkait dengan apa sedekah amal itu, 250 persen," ujar Waasi di Menara SMBC, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).
Waasi menjelaskan bahwa sebagian besar transaksi sedekah dilakukan pada waktu sahur hingga sebelum dimulainya aktivitas rutin di pagi hari, sekitar pukul 9 pagi atau waktu dhuha.
"68 persennya itu (transaksi sedekah) terjadi abis sahur, abis sahur sampai dhuha, jam 9," tambah Waasi.
Lebih lanjut, Waasi menyebutkan bahwa mayoritas sedekah dari nasabah Bank Jago Syariah ditujukan kepada anak-anak yatim.
"53 persen dari transaksi sedekah ini, itu banyak yang ditujukan untuk anak-anak yatim," jelasnya.
Bank Jago Syariah juga telah memperoleh izin dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai bank penerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Hal ini, menurut Waasi, membuka kesempatan bagi Bank Jago untuk mengembangkan solusi digital yang tepat guna bagi nasabah.
"Alhamdulillah akhir tahun lalu kami baru dapat izin dari BPKH menjadi BPIH. Jadi sekarang kami boleh membantu nasabah menerima pembayaran ibadah haji," tutur Waasi