Ketidakpastian masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United membuka peluang bagi Juventus untuk merekrutnya. Penyerang asal Belanda tersebut berpotensi meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer musim panas 2026.
Juventus menjadi kandidat terdepan yang berminat mendapatkan jasa Zirkzee. Sejak didatangkan dari Bologna pada musim panas 2024, Zirkzee belum menunjukkan performa yang sesuai harapan sebagai ujung tombak Manchester United. Dari 69 penampilan di semua kompetisi, ia baru mencetak sembilan gol dan empat assist.
Performa Zirkzee mengalami penurunan musim ini. Ia hanya mencetak dua gol dari 20 penampilan, sebagian besar sebagai pemain pengganti. Persaingan ketat di lini depan dengan pemain seperti Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko menjadi salah satu penyebabnya.
Perubahan pelatih juga berpengaruh pada nasib Zirkzee. Michael Carrick, pengganti Ruben Amorim, mengagumi kemampuan teknis Zirkzee, namun itu belum cukup untuk memberinya tempat utama. Manchester United dikabarkan siap melepas Zirkzee dengan harga sekitar 22 juta poundsterling.
Selain Juventus, beberapa klub Italia lain seperti AC Milan dan AS Roma juga tertarik pada Zirkzee. Juventus bahkan mempertimbangkan skema peminjaman dengan opsi pembelian permanen.
Kepindahan ke Italia dinilai realistis bagi Zirkzee, mengingat penampilannya yang cukup impresif bersama Bologna, dengan 14 gol dan sembilan assist dari 58 pertandingan. Gaya bermain di Serie A yang lebih taktis dianggap cocok dengan karakter permainannya. Dengan menit bermain yang terbatas di Manchester United, pindah klub bisa menjadi solusi untuk mengembalikan performa terbaiknya.
Jika transfer ini terwujud, Juventus berpeluang mendapatkan penyerang berbakat dengan harga terjangkau. Bagi Manchester United, melepas Zirkzee bisa menjadi bagian dari restrukturisasi skuad.