Bank Raya Pastikan Layanan Digital Optimal Saat Libur Lebaran

Bank Raya memastikan kemudahan transaksi digital tetap optimal selama libur Lebaran dan Nyepi 2026.

Bank Raya menjamin layanan digital tetap optimal selama libur Lebaran, memastikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan transaksi bagi nasabah.

Direktur Digital dan Operasional Bank Raya, Lukman Hakim, menyatakan bahwa libur Hari Raya Nyepi 2026 dan Idul Fitri 1447 H menjadi momen penting bagi masyarakat untuk mudik dan berkumpul dengan keluarga. Peningkatan transaksi perbankan meliputi belanja kebutuhan pokok, top up e-wallet, dan transaksi QRIS.

Kemudahan akses pelayanan menjadi prioritas utama Bank Raya. Sebagai bank digital, Bank Raya terus meningkatkan pelayanan untuk transaksi praktis selama liburan. Nasabah dapat memanfaatkan Aplikasi Raya dengan fitur biller untuk kebutuhan transaksi harian.

Selama libur, Bank Raya memberikan pelayanan optimal melalui layanan Sapa Raya. Layanan ini dapat diakses melalui 1500494 atau Whatsapp 0812-1000-0494 selama 24 jam, melayani informasi produk, kendala transaksi, dan pengaduan nasabah.

Community Branch Bank Raya di Semarang, Jogjakarta, dan Surabaya tetap melayani dengan layanan terbatas pada 24 Maret 2026. Informasi lebih lanjut tersedia di website bankraya.co.id dan media sosial resmi Bank Raya (Instagram, TikTok, YouTube, dan X).

Kesiapan layanan ini adalah bagian dari upaya menjaga kualitas layanan kepada nasabah, terutama saat kebutuhan transaksi meningkat selama libur panjang. Masyarakat diimbau untuk bertransaksi secara digital demi kemudahan dan keamanan.

Bank Raya memahami kebutuhan uang tunai untuk berbelanja di pasar tradisional, transportasi lokal, atau destinasi wisata. Nasabah dapat melakukan penarikan tunai tanpa kartu melalui aplikasi Raya di jaringan ATM BRI dan ATM Bersama, Agen BRILink, atau layanan tarik tunai di Indomaret.

Bank Raya memastikan kesiapan jaringan IT dengan membentuk tim monitoring yang selalu siaga. Nasabah juga diimbau berhati-hati dalam setiap transaksi dan waspada terhadap informasi dari pihak tidak dikenal untuk menghindari penipuan.

OJK dan BI memberikan beberapa tips untuk menghindari penipuan transaksi:

1. Waspada terhadap pesan SMS/Whatsapp yang mencurigakan dan pastikan informasi yang diterima.

2. Laporkan SMS/Whatsapp yang diduga penipuan ke pihak berwenang atau kanal resmi pengaduan bank.

3. Tidak asal meng-klik tautan dalam SMS/Whatsapp.

4. Tidak memberitahukan kode akses/PIN kepada orang lain.

5. Tidak mencatat dan menyimpan kode akses/nomor pribadi SMS banking di tempat yang mudah diketahui.

6. Tidak memberikan data pribadi perbankan (nomor kartu, kode OTP, kode CVV/CVC, PIN atau password) kepada siapapun.

7. Verifikasi setiap kali akan melakukan transaksi perbankan, "Kalau ragu, STOP dulu".

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan digital yang mudah diakses dan andal, sehingga masyarakat dapat tetap bertransaksi dengan aman dan nyaman selama periode libur dan cuti bersama Nyepi dan Idul Fitri," pungkas Lukman.

Recommended