Bursa Saham UEA Ditutup Akibat Ketegangan AS-Iran 2 Maret

Bursa saham Uni Emirat Arab ditutup selama dua hari mulai 2 Maret akibat perang AS dan Israel terhadap Iran. Pasar saham Teluk menurun tajam.

Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan penutupan sementara perdagangan bursa sahamnya pada 2 dan 3 Maret, menyusul meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Penutupan ini dipicu oleh serangan balasan Iran yang menargetkan salah satu pangkalan militer AS di UEA dengan rudal dan drone. Serangan ini dikhawatirkan berdampak signifikan pada stabilitas ekonomi negara-negara Teluk.

Otoritas Pasar Modal UEA menyatakan bahwa penutupan meliputi perdagangan di Bursa Efek Abu Dhabi dan Pasar Keuangan Dubai. Mereka juga menegaskan komitmen untuk terus memantau situasi regional secara seksama.

"Otoritas akan terus memantau perkembangan di wilayah tersebut dan menilai situasi secara berkelanjutan, serta mengambil langkah-langkah lebih lanjut jika diperlukan," demikian pernyataan resmi Otoritas Pasar Modal UEA.

Bursa Efek Abu Dhabi dan Pasar Keuangan Dubai merupakan pusat pencatatan bagi perusahaan-perusahaan besar di kawasan Teluk. Pada hari Minggu, 1 Maret, pasar saham di wilayah tersebut mengalami penurunan tajam.

Indeks saham Arab Saudi, misalnya, merosot lebih dari 4% saat pembukaan. Sementara itu, Oman mengalami penurunan sebesar 3%, dan indeks utama Mesir turun 5,44%. Kuwait juga mengambil langkah serupa dengan menutup perdagangan pada periode yang sama.

Recommended