Apple memperkenalkan chip terbarunya, M5 Pro dan M5 Max, yang membawa perubahan signifikan pada MacBook Pro generasi terbaru. Keduanya diklaim sebagai chip tercanggih untuk laptop profesional saat ini, dengan fokus utama pada performa AI, grafis, dan efisiensi daya.
Perubahan mendasar terletak pada arsitektur baru bernama Fusion Architecture. Apple menggabungkan dua die generasi ketiga 3 nanometer menjadi satu system on a chip (SoC) melalui teknologi packaging canggih berbandwidth tinggi dan latensi rendah.
Di dalamnya, terintegrasi CPU 18-inti, GPU generasi berikutnya dengan Neural Accelerator di setiap inti, Media Engine terbaru, Neural Engine 16-inti yang lebih cepat, pengendali memori terpadu, hingga dukungan Thunderbolt 5 langsung di dalam chip. Pendekatan ini menghasilkan peningkatan performa signifikan tanpa mengorbankan efisiensi daya, yang menjadi ciri khas Apple silicon.
"M5 Pro dan M5 Max merupakan lompatan besar bagi Apple silicon, memanfaatkan Fusion Architecture baru kami untuk meningkatkan skala Apple silicon sambil tetap mempertahankan prinsip utamanya, yaitu integrasi, efisiensi daya, dan memori terintegrasi," kata Johny Srouji, Senior Vice President, Hardware Technologies di Apple.
"Kedua chip ini menekankan laju inovasi kami yang tanpa henti, melalui integrasi CPU tercepat di dunia, GPU generasi berikutnya dengan Neural Accelerator, Neural Engine yang lebih cepat, dan arsitektur memori terintegrasi bandwidth tinggi – menghasilkan perpaduan tak tertandingi akan performa, efisiensi, dan kemampuan AI yang mengagumkan pada perangkat untuk MacBook Pro."
| Fitur | M5 Pro | M5 Max |
|---|---|---|
| CPU | 18-inti (6 super core, 12 performance core) | 18-inti (6 super core, 12 performance core) |
| GPU | Hingga 20-inti | Hingga 40-inti |
| Memori Terpadu | Hingga 64GB (307GB/s) | Hingga 128GB (614GB/s) |
| Peningkatan Grafis (Ray Tracing) | Hingga 35% vs M4 Pro | Hingga 30% vs M4 Max |
M5 Pro dirancang untuk profesional seperti modeler data, sound designer, dan mahasiswa STEM. Chip ini menggabungkan CPU 18-inti dengan GPU generasi berikutnya hingga 20-inti yang masing-masing dilengkapi Neural Accelerator.
CPU 18-inti baru pada M5 Pro memiliki konfigurasi 6 "super core" dan 12 "performance core" anyar. Super core diklaim sebagai inti prosesor dengan performa single-threaded tercepat di dunia, berkat peningkatan bandwidth front-end, hierarki cache baru, dan branch prediction yang disempurnakan.
M5 Max ditujukan bagi pengguna dengan kebutuhan ekstrem seperti animator 3D, developer aplikasi, dan peneliti AI. Chip ini menggandakan jumlah inti GPU M5 Pro menjadi hingga 40-inti, dipadukan dengan CPU 18-inti yang sama.
Keunggulan utamanya terletak pada dukungan memori terpadu hingga 128GB dengan bandwidth 614GB/s, memungkinkan pengguna bekerja dengan scene 3D kompleks, dataset raksasa, dan token generation untuk Large Language Models (LLMs) dengan kecepatan luar biasa.
MacBook Pro dengan chip ini akan menjadi perangkat pertama di industri dengan implementasi Thunderbolt 5 paling mumpuni, berkat controller custom-designed langsung di dalam chip. Pemesanan dimulai 4 Maret 2026 di sejumlah negara dan akan segera hadir di Indonesia.