Chongqing Resmikan Eskalator Raksasa di Lereng Pegunungan

Chongqing, China, meresmikan eskalator sepanjang 905 meter di lereng pegunungan Wushan untuk memudahkan mobilitas warga dan wisatawan.

China kembali menghadirkan inovasi infrastruktur yang unik dengan meresmikan eskalator sepanjang 905 meter. Eskalator ini dibangun di lereng pegunungan di Kabupaten Wushan, Chongqing, untuk meningkatkan aksesibilitas bagi warga dan wisatawan.

Kota Chongqing, yang dikenal dengan topografi perbukitan yang curam, kini memiliki solusi transportasi vertikal yang signifikan. Sistem eskalator ini dirancang mengikuti kontur pegunungan, menggantikan jalur pejalan kaki yang sempit dan menanjak yang sebelumnya menjadi satu-satunya cara untuk berpindah antara bagian bawah dan atas wilayah tersebut.

Menurut Interesting Engineering, eskalator ini memangkas waktu tempuh perjalanan dari hampir satu jam menjadi sekitar 20 menit.

Eskalator ini memiliki ketinggian vertikal lebih dari 240 meter, setara dengan bangunan 80 lantai. Sistem ini terdiri dari 21 eskalator yang terhubung, beberapa elevator, jalur berjalan otomatis, dan jembatan pejalan kaki yang menghubungkan berbagai bagian kota di lereng gunung.

China Railway Eryuan Engineering Group mengembangkan proyek ini. Kepala desainer proyek, Huang Wei, menyatakan bahwa ide pembangunan transportasi vertikal sudah lama direncanakan.

Huang Wei menjelaskan bahwa tantangan utama adalah menentukan jenis transportasi yang paling sesuai untuk kota pegunungan seperti Wushan.

Berbagai opsi, termasuk kereta wisata dan kereta gantung, sempat dipertimbangkan. Namun, setelah mempertimbangkan kapasitas, keamanan, dan biaya operasional, sistem eskalator bertingkat dipilih sebagai solusi terbaik.

Selain fungsi transportasi, proyek ini juga menjadi daya tarik wisata baru. Jalur eskalator dibangun mengikuti lereng gunung dengan pemandangan alam kawasan Three Gorges.

Huang Wei menambahkan, tujuan proyek ini adalah menjadikan infrastruktur itu sendiri sebagai destinasi wisata. "Tujuan kami adalah menjadikan infrastruktur itu sendiri sebagai destinasi. Ini bukan hanya cara berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga bagian dari pengalaman menikmati kota," ujarnya.

Dengan panjang hampir satu kilometer, eskalator ini menjadi salah satu sistem eskalator luar ruangan terpanjang di dunia dan menunjukkan kemampuan teknologi dalam menyesuaikan diri dengan kondisi geografis ekstrem.

Recommended