Cikini Gold Center Sepi Jelang Lebaran 7 Maret 2026

Cikini Gold Center terpantau sepi pengunjung jelang Lebaran pada 7 Maret 2026, dipengaruhi harga emas yang tinggi.

Kondisi berbeda terlihat di Cikini Gold Center, Jakarta Pusat, menjelang Lebaran. Pusat penjualan emas perhiasan dan batangan ini tampak sepi pengunjung, berbanding terbalik dengan tahun-tahun sebelumnya. Kenaikan harga emas yang signifikan diduga menjadi penyebab utama penurunan minat beli masyarakat.

Pantauan pada Sabtu, 7 Maret 2026, menunjukkan bahwa hanya beberapa toko saja yang didatangi pembeli. Sebagian besar toko tampak kosong. Meskipun beberapa pengunjung terlihat berlalu-lalang, tidak ada kepadatan yang berarti.

Menurut Adrian, seorang penjaga toko emas batangan, biasanya menjelang Lebaran, Cikini Gold Center ramai dipadati pengunjung yang ingin membeli emas untuk investasi maupun perhiasan. Namun, hingga hari ke-17 puasa, keramaian tersebut belum terlihat.

"Untuk hari ini kenaikannya nggak terlalu ramai. Paling kalau dibandingkan dengan biasanya, sekarang baru naik sekitar 5-10%. Kalau tahun sebelumnya lebih ramai," kata Adrian.

Ia berpendapat, mahalnya harga emas, yang sudah di atas Rp 3 juta per gram, menjadi penyebab sepinya pembeli. Kenaikan upah yang tidak sebanding membuat masyarakat kesulitan membeli emas secara tunai.

"Karena harganya cukup tinggi ya. Sebelum-sebelumnya kan harga masih terjangkau, barang-barangnya harga emas itu masih paling tinggi Rp 1,5 jutaan untuk 0,5 gram. Sekarang banyak yang karyawan mungkin nggak naik banyak gajinya, tapi harga emas udah naik tinggi banget, mungkin nggak dapat di situ," jelas Adrian.

Kamil, penjaga toko perhiasan lain di Cikini Gold Center, mengamini bahwa suasana Ramadan tahun ini belum seramai tahun-tahun sebelumnya.

"Belum (ramai). Kalau kita bilang masih stabil sih, belum ada peningkatan yang gimana-gimana. Biasanya jelang Lebaran itu sudah mulai ramai, beberapa minggu sebelum Lebaran juga sudah mulai ramai," ucapnya.

Kamil menambahkan, puncak pembelian emas biasanya terjadi seminggu sebelum Lebaran. Walaupun, biasanya, satu atau dua minggu sebelum hari raya, sentra emas sudah cukup ramai.

"Harusnya sekarang-sekarang ini sudah ramai. Iya, sudah ada kenaikan yang beli, nanti puncaknya ya di dekat-dekat libur Lebaran itu," tuturnya.

Ia berharap jumlah pengunjung akan meningkat, terutama setelah para pekerja menerima THR dan sebagian dananya digunakan untuk membeli perhiasan sebelum mudik.

"Kalau puncaknya sih seminggu sebelum lah. Itu kan biasanya sudah pada dapat THR, jadi separuh ada dipakai beli emas, dibawa ke kampung sekalian mudik," ujar Kamil.

Recommended