PT Danantara Investment Management (Persero) menyatakan minat investor terhadap surat utang yang mereka terbitkan sangat tinggi. Hal ini mendorong Danantara untuk kembali menawarkan Surat Utang Jangka Panjang (SUJP).
Djamal Attamimi, MD Finance Danantara Investment Management, mengungkapkan bahwa obligasi Patriot Bonds yang diterbitkan September lalu mendapat sambutan positif dari investor. Penerbitan SUJP kali ini adalah upaya untuk memenuhi permintaan tersebut.
"Memperhatikan tingginya minat investor terhadap Patriot Bonds yang diterbitkan pada September 2025, Danantara Indonesia akan terus mengakomodasi minat calon investor, termasuk melalui penerbitan Surat Utang Jangka Panjang yang bersifat privat dan sukarela," ungkap Djamal dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).
Skema pembiayaan ini, menurutnya, bertujuan untuk mendukung transformasi ekonomi nasional dalam jangka panjang. Danantara mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik sesuai dengan mandatnya sebagai sovereign fund.
Sebagai informasi, penerbitan SUJP II Danantara Investment Management tertuang dalam surat KSEI-1874/DIR/0326 tertanggal 13 Maret 2026, dengan distribusi elektronik pada 17 Maret 2026. Surat utang ini terbagi menjadi dua seri: Seri A (DNTR02A1JP) dan Seri B (DNTR02B1JP), dengan bunga tetap 2% per tahun.
Seri A memiliki tenor 5 tahun dan jatuh tempo pada 18 Maret 2031, sedangkan Seri B berjangka waktu 7 tahun dan jatuh tempo pada 17 Maret 2033. Danantara Investment Management menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 7 triliun melalui aksi korporasi ini.