Harga Emas Perhiasan Alami Deflasi 3,76 Persen pada April 2026

BPS mencatat komoditas emas perhiasan mengalami deflasi 3,76 persen pada April 2026 akibat penguatan dolar AS dan ketegangan geopolitik Timur Tengah.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan komoditas emas dan perhiasan mengalami deflasi sebesar 3,76 persen pada April 2026 akibat penguatan mata uang dolar Amerika Serikat di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah. Penurunan harga ini mengakhiri tren inflasi panjang yang terjadi pada komoditas tersebut selama puluhan bulan terakhir.

Dilansir dari Detik Finance, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa andil deflasi dari emas perhiasan mencapai 0,09 persen pada periode tersebut. Penurunan ini tercatat lebih dalam dibandingkan posisi Maret 2026 yang berada di angka 1,17 persen.

"Pada April 2026 emas perhiasan mengalami deflasi yang cukup tinggi yaitu 3,76% dengan andil deflasinya 0,09%," kata Ateng Hartono dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

BPS mencatat bahwa sebelum periode penurunan ini, emas perhiasan sempat mengalami tren kenaikan harga atau inflasi selama 30 bulan berturut-turut. Fase kenaikan konsisten tersebut terjadi sejak September 2023 hingga akhirnya terhenti pada Februari 2026.

Dampak dari penurunan harga emas ini turut menyeret kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya ke zona deflasi sebesar 0,99 persen. Angka tersebut menjadi tingkat deflasi terdalam bagi kelompok tersebut sejak awal tahun 2020.

Kondisi pasar saat ini dipengaruhi oleh peralihan minat investor ke dolar AS sebagai aset aman di tengah konflik global. Penguatan nilai tukar dolar secara langsung memberikan tekanan pada harga emas di pasar domestik maupun internasional.

Berdasarkan data harga harian, emas Antam 24 karat mengalami penurunan Rp 1.000 menjadi Rp 2.795.000 per gram pada Senin (4/5/2026). Dalam satu bulan terakhir, harga emas Antam bergerak fluktuatif pada rentang Rp 2.857.000 hingga Rp 2.795.000 per gram.

Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam juga terkoreksi Rp 1.000 menjadi Rp 2.585.000 per gram. Harga tersebut merupakan nilai acuan bagi konsumen yang ingin menjual kembali emas mereka ke pihak perusahaan.

Recommended