DPRD Kabupaten Kayong Utara menyatakan dukungannya terhadap investasi PT Dharma Inti Bersama (DIB) yang telah menyerap sekitar 1.800 tenaga kerja lokal di Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP). Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah pada Selasa, 23 April 2026.
Ketua Pansus, Ishak ST, menjelaskan bahwa ribuan warga setempat kini telah bekerja dalam proyek pengolahan dan pemurnian bijih bauksit tersebut. Angka penyerapan tenaga kerja ini dinilai sebagai dampak nyata dari keberadaan proyek strategis nasional di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata.
Sebagaimana dilansir dari Medcom, operasional KIPP diarahkan untuk menjadi pusat produksi alumina dan aluminium yang terintegrasi. Meskipun saat ini masih dalam tahap pengembangan, kontribusi terhadap penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat kepulauan sudah mulai dirasakan secara signifikan.
"DPRD berterima kasih kepada PT DIB karena sudah mempekerjakan tenaga kerja lokal. Namun kami juga mendorong agar kompetensi mereka terus ditingkatkan, baik hard skill maupun soft skill, sehingga bisa naik ke level yang lebih tinggi," ujar Ishak ST, Ketua Pansus DPRD Kayong Utara.
Selain penyerapan tenaga kerja, anggota DPRD Abdul Rani turut mengapresiasi langkah perusahaan dalam memberikan pelatihan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat. Upaya ini dilakukan meskipun fasilitas industri tersebut belum memasuki tahap produksi sepenuhnya.
Pihak legislatif juga mencatat bahwa penggunaan tenaga kerja asing saat ini masih terbatas pada posisi teknis tertentu yang membutuhkan keahlian khusus. Harapannya, proses transfer pengetahuan dapat segera dilakukan agar kapasitas tenaga kerja lokal semakin kuat di masa depan.
Manajemen PT DIB menegaskan bahwa kehadiran kawasan industri ini telah memicu efek berganda bagi ekonomi warga di desa penyangga. Selain bantuan infrastruktur dasar, perusahaan menjalankan program tanggung jawab sosial berupa pemberian bantuan kebutuhan pokok dan dukungan energi bagi penduduk sekitar.