Manajemen dan tim pelatih PSBS Biak memutuskan untuk mulai fokus membangun kerangka tim baru guna menyongsong kompetisi musim depan di divisi kedua. Keputusan ini diambil menjelang laga pekan ke-30 BRI Super League melawan Malut United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (28/4/2026).
Klub yang memiliki julukan Badai Pasifik tersebut saat ini berada dalam kondisi terpuruk setelah gagal mengamankan kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir. Dilansir dari Bola, PSBS tertahan di posisi ke-18 klasemen dengan raihan 18 poin dari total 29 pertandingan yang telah dijalankan.
Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, memberikan pernyataan mengenai situasi internal tim yang dinilai telah terkonfirmasi akan turun kasta. Persiapan menghadapi lima laga sisa musim ini pun dialihkan sebagai ajang seleksi bagi para pemain lokal.
"Keputusan pertamanya adalah menggunakan lima pertandingan terakhir ini untuk melihat pemain mana yang mampu lanjut di divisi kedua," kata Marian Mihail, pelatih PSBS Biak. Ia menambahkan bahwa langkah ini bertujuan membentuk tim dengan semangat baru agar bisa segera kembali promosi.
Dalam sisa kompetisi musim ini, PSBS hanya mempertahankan tiga pemain asing, yakni Pablo Andrade, Mohcine Hassan, dan Lucas Luquinhas. Komposisi skuad selebihnya akan didominasi oleh pemain lokal guna membangun fondasi tim untuk tahun depan.
Mihail memberikan apresiasi terhadap kekuatan Malut United yang dinilainya sebagai tim berkualitas tinggi di liga. Menurutnya, calon lawan tersebut merupakan ujian yang tepat bagi para pemain lokal PSBS dalam membuktikan kemampuan mereka di lapangan.
Bek PSBS Biak, Moses Elias Madjar, menegaskan bahwa para pemain tetap memiliki motivasi untuk memberikan performa maksimal pada laga malam nanti. Skuad telah melakukan evaluasi berdasarkan rekaman pertandingan saat pertemuan sebelumnya di Maluku.
"Persiapan laga besok kami sudah siap secara fisik untuk menghadapi Malut. Kami juga sudah belajar dari pertandingan-pertandingan sebelumnya," ujar Moses Elias Madjar. Ia mewaspadai barisan penyerang lawan seperti David da Silva, Ciro Alves, serta duo Yance dan Yakob Sayuri.