Elon Musk Batalkan Kunjungan ke Tel Aviv, Israel, Ini Alasannya

Elon Musk membatalkan kunjungannya ke Tel Aviv untuk menghadiri International Smart Mobility Summit. Apa penyebabnya?

Elon Musk, yang dikenal sebagai pendukung vokal Israel, baru-baru ini membatalkan rencana kunjungannya ke Tel Aviv. Pembatalan ini menimbulkan pertanyaan, mengingat dukungan sebelumnya terhadap negara tersebut.

Musk sedianya akan berpartisipasi dalam International Smart Mobility Summit, sebuah forum yang mempertemukan para pemimpin di bidang teknologi dan transportasi, dengan fokus utama pada kendaraan otonom dan kecerdasan buatan. Acara ini, yang semula dijadwalkan pada minggu mendatang, telah diundur ke bulan Mei akibat situasi perang yang sedang berlangsung.

Menurut laporan dari Calcalistech, tanggal pasti pengganti acara tersebut belum diumumkan. Penundaan ini secara otomatis berdampak pada rencana perjalanan Musk, yang diharapkan dapat memberikan sorotan signifikan pada ambisi Israel dalam sektor kecerdasan buatan dan transportasi otonom. Meskipun pihak penyelenggara menyatakan bahwa susunan pembicara diperkirakan tidak akan berubah, belum ada kepastian apakah Musk akan tetap hadir setelah konferensi dijadwalkan ulang.

Selain Musk, tokoh-tokoh lain seperti Amnon Shashua, pendiri Mobileye, dan Dror Bin, kepala Otoritas Inovasi Israel, juga dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.

Keikutsertaan Musk sebelumnya terjalin di tengah diskusi antara Tesla dan pejabat Israel mengenai potensi peluncuran teknologi Full Self-Driving (FSD). Rencana perjalanan ini pertama kali dibahas dalam konferensi telepon pada akhir Desember lalu, yang melibatkan Musk dan sejumlah pejabat Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Menteri Transportasi Miri Regev, dan Erez Askal, Direktur Direktorat Kecerdasan Buatan (AI) Nasional.

Kantor Perdana Menteri menyatakan bahwa percakapan tersebut difokuskan pada promosi teknologi kecerdasan buatan dan kendaraan otonom Israel, dengan tujuan lebih luas untuk menjadikan Israel sebagai pemimpin global di bidang tersebut.

Jika terealisasi, kunjungan ini akan menjadi lawatan pertama Musk ke wilayah yang diakui oleh Israel. Terakhir kali Musk mengunjungi wilayah tersebut adalah pada November 2023.

Recommended