Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka pendaftaran ujian susulan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa jenjang SD dan SMP yang mengalami kendala teknis pada jadwal utama yang berlangsung sepanjang April 2026. Fasilitas ini diberikan untuk memastikan keadilan bagi peserta didik yang terhambat masalah infrastruktur saat evaluasi belajar berlangsung.
Berbagai hambatan teknis yang dilaporkan meliputi gangguan jaringan internet, pemadaman listrik mendadak, hingga kerusakan pada perangkat komputer yang digunakan siswa. Dilansir dari Medcom, kesempatan ini dikhususkan bagi peserta yang tidak dapat menyelesaikan tes akibat faktor-faktor di luar kendali tersebut.
Pihak sekolah memiliki peran sentral dalam proses ini dengan kewajiban mendokumentasikan setiap kendala secara resmi. Berita acara yang disusun oleh sekolah menjadi dokumen otentik dan dasar utama bagi sistem manajemen ujian untuk memproses pendaftaran jadwal ulang bagi siswa terdampak.
Mengutip unggahan akun Instagram @litbangdikbud, terdapat sejumlah kriteria peserta yang dapat mengikuti ujian susulan ini. Nama murid harus tercantum dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT) dan data peserta wajib terverifikasi dalam sistem manajemen ujian yang berlaku.
Selain masalah teknis seperti listrik padam atau jaringan eror, kondisi darurat lainnya juga diakomodasi oleh penyelenggara. Hal ini mencakup alasan kesehatan yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter serta kondisi kahar atau force majeur lainnya.
Siswa dan orang tua diimbau untuk terus menjalin koordinasi intensif dengan pihak penyelenggara di sekolah masing-masing. Pemantauan informasi rutin diperlukan agar para peserta tidak melewatkan rincian jadwal terbaru yang akan dirilis melalui sistem resmi sekolah.