Aplikasi media sosial legendaris Friendster resmi meluncur kembali pada Selasa (28/4/2026) dengan konsep baru yang mengutamakan interaksi dunia nyata khusus untuk pengguna perangkat Apple.
Dilansir dari Detik iNET, platform yang dikembangkan oleh Friendster Labs Inc ini mengusung sistem pertemanan unik melalui fitur ketukan ponsel antar pengguna secara bersamaan di lokasi yang sama.
Pemilik Friendster, Mike Carson, menerapkan kebijakan bahwa pertemanan digital hanya dapat terjalin jika kedua individu bertemu secara fisik dan saling menyentuhkan perangkat pintar mereka.
Aplikasi berukuran 6,5 MB ini menawarkan tampilan antarmuka yang bersih tanpa gangguan iklan maupun manipulasi algoritma pada bagian beranda pengguna.
Friendster juga menghapus fitur jumlah pengikut dan kolom pencarian publik guna menciptakan ekosistem media sosial yang lebih tertutup dan terjaga privasinya.
Sistem koneksi dalam aplikasi ini dapat melemah atau menghilang secara otomatis apabila antar pengguna tidak melakukan interaksi fisik minimal satu kali dalam setahun.
"Ini bukan hukuman. Ini adalah sinyal halus bahwa persahabatan sejati harus dipupuk secara langsung, bukan secara online," kata Carson, dikutip Detik iNET dari Gigazine.
Meskipun pengguna dapat melihat daftar relasi dari teman mereka, permintaan pesan tetap mewajibkan proses pemindaian atau ketukan ponsel di dunia nyata agar komunikasi dapat terjalin.
Layanan yang tersedia saat ini mencakup fitur pesan pribadi satu lawan satu serta fitur obrolan grup untuk berkomunikasi dengan banyak orang sekaligus.