Klub-klub Liga Inggris menunjukkan kekuatan finansial yang sulit disaingi oleh tim dari liga lain. Superioritas Premier League sangat kentara dalam aktivitas transfer pemain.
Manchester United, Chelsea, dan Arsenal tercatat sebagai klub dengan pengeluaran bersih (net spend) tertinggi dalam lima tahun terakhir. Data ini dihimpun oleh UEFA.
Manchester United mencatatkan total biaya aktivitas transfer mencapai 692 juta poundsterling (Rp15,6 triliun) dari tahun 2021 hingga 2025. Walaupun belanja kotor transfer MU hanya yang ketiga tertinggi, sedikit di bawah 1,1 miliar poundsterling.
Chelsea menjadi klub dengan total belanja terbesar di dunia. Gelombang pembelian pemain terjadi setelah pengambilalihan klub oleh Todd Boehly pada 2022. Namun, Chelsea dinilai lebih piawai dalam mengelola pasar.
UEFA mencatat belanja lima tahun Chelsea untuk pemain baru mencapai 1,94 miliar poundsterling (Rp43,9 triliun). Jumlah ini membuat Chelsea kembali memiliki skuad termahal dalam sejarah sepak bola dunia, dengan total biaya pemain mencapai 1,52 miliar poundsterling (Rp34,4 triliun).
Penjualan pemain membuat Chelsea mampu meraup kembali 712 juta poundsterling (Rp16,12 triliun), sehingga net spend mereka menjadi 657 juta poundsterling (Rp14,87 triliun). Arsenal berada di posisi ketiga dengan 589 juta poundsterling (Rp13,3 triliun).
Manchester City menjadi klub dengan belanja kotor terbesar kedua, mengeluarkan 1,23 miliar poundsterling (Rp27,8 triliun) sejak Januari 2021 hingga penutupan jendela musim panas.
Pendapatan tiket Chelsea musim lalu mencapai 91,5 juta poundsterling (Rp2,07 triliun), terbesar kesembilan di Eropa. Namun, angka ini tertinggal dari Liverpool (28,8 juta poundsterling) dan Tottenham Hotspur (130,8 juta poundsterling), Manchester United (135,1 juta poundsterling), serta Arsenal (159,5 juta poundsterling).
Kekuatan finansial Premier League terlihat dari total biaya transfer agregat dari 20 klub Inggris pada akhir 2024, yaitu 10,1 miliar poundsterling (Rp228,8 triliun). Angka ini lebih besar dibandingkan gabungan 58 klub Jerman, Italia, dan Spanyol (9 miliar poundsterling atau setara Rp203,9 triliun).
Enam klub besar Premier League juga masuk 10 besar klub dengan pembayaran gaji tertinggi di Eropa. City memimpin dengan 486 juta poundsterling (Rp11,01 triliun). Liverpool (444 juta poundsterling), Chelsea (388 juta poundsterling), Manchester United (363 juta poundsterling), Arsenal (360 juta poundsterling), dan Tottenham (277 juta poundsterling) menyusul di belakangnya.
Aston Villa, Newcastle United, West Ham United, Brighton & Hove Albion, dan Crystal Palace juga masuk dalam 21 besar klub dengan pendapatan kotor tertinggi di Eropa.