Gigabyte X870E Aorus Pro X3D Ice Padukan Estetika dan Performa AMD AM5

Motherboard Gigabyte X870E Aorus Pro X3D Ice tawarkan estetika putih premium dan performa tinggi dengan konektivitas canggih untuk platform AMD AM5.

Dalam industri perakitan PC, komponen berwarna putih sering kali dibanderol lebih mahal, meskipun spesifikasinya identik. Gigabyte X870E Aorus Pro X3D Ice hadir sebagai motherboard yang berupaya menepis stigma tersebut. Produk ini dirancang untuk platform AMD AM5 dengan konektivitas masa depan. Dilansir dari Medcom.id, motherboard yang dibanderol sekitar Rp7.600.000 ini menawarkan keseimbangan antara desain premium dan kinerja kelas atas.

Daya tarik utama dari motherboard ini adalah konsistensi Gigabyte dalam mengaplikasikan tema Ice. Berbeda dengan sejumlah pesaing yang hanya mewarnai heatsink dengan perak sementara PCB tetap hitam, X870E Aorus Pro X3D Ice mengusung PCB yang dilapisi solder mask putih secara menyeluruh.

Secara teknis, proses produksi PCB putih lebih kompleks karena tingkat reflektivitas cahaya yang tinggi bisa mengganggu sensor inspeksi otomatis pabrik. Hal ini sering kali menyebabkan peningkatan biaya produksi. Gigabyte memadukan PCB putih matte dengan heatsink VRM beraksen aluminium dan perak, menghasilkan tampilan yang bersih serta netral. Ini memungkinkan pantulan cahaya RGB dari komponen lain terpancar lebih lembut di permukaan board.

Sebagai motherboard chipset X870E, konektivitas menjadi aspek krusial. Gigabyte melengkapi board ini dengan dua port USB4 di panel belakang, mendukung kecepatan transfer hingga 40Gbps. Fitur ini memfasilitasi penggunaan SSD eksternal ultra-cepat atau bahkan daisy-chaining monitor beresolusi tinggi.

Untuk kebutuhan jaringan, X870E Aorus Pro X3D Ice dibekali modul Wi-Fi 7 Qualcomm (QCNCM865). Jika pengguna memiliki router yang kompatibel, dukungan Multi-Link Operation (MLO) pada Wi-Fi 7 memungkinkan koneksi simultan ke pita frekuensi berbeda. Ini menghasilkan latensi yang sangat rendah, fitur penting bagi para gamer nirkabel. Gigabyte juga menyertakan fitur WIFI EZ-Plug, yang memudahkan pemasangan antena cukup dengan dicolok (snap-on).

Salah satu fitur unik yang jarang ditemukan pada motherboard lain adalah Sensor Panel Link. Ini adalah port HDMI internal di dekat header power 24-pin. Fitur ini didesain khusus bagi mereka yang ingin memasang layar LCD kecil di dalam casing untuk memantau suhu atau memutar GIF, tanpa perlu menarik kabel HDMI dari kartu grafis di belakang casing.

Performa dan Desain Termal

Di balik desainnya yang menawan, motherboard ini dirancang untuk performa berat. Sistem pengiriman daya mengadopsi konfigurasi 16+2+2 Twin Digital VRM dengan 80A Smart Power Stages. Heatsink VRM Thermal Armor Advanced yang menggunakan teknologi Direct-Touch Heatpipe 6mm efektif menjaga suhu operasional tetap rendah. Ini memberikan ruang luas bagi overclocker atau pengguna yang membutuhkan stabilitas jangka panjang.

Label X3D pada nama produk merujuk pada fitur X3D Turbo Mode di BIOS. Meskipun dipasarkan sebagai fitur AI, ini adalah profil tuning agresif yang dapat mematikan salah satu CCD atau Hyperthreading. Tujuannya untuk memaksimalkan kinerja single-thread dan cache pada game tertentu. Fitur ini berpotensi memberikan peningkatan FPS gratis, namun pengguna perlu melakukan reboot saat ingin beralih antara mode kerja (multi-core penuh) dan mode gaming ekstrem.

X870E Aorus Pro X3D Ice dilengkapi empat slot M.2. Slot utama (M2A_CPU) beroperasi pada PCIe 5.0 x4 tanpa mengganggu komponen lain. Namun, pengguna harus berhati-hati dengan slot M.2 kedua dan ketiga (M2B_CPU & M2C_CPU). Pemasangan SSD di salah satu slot ini akan mengurangi kecepatan slot kartu grafis utama dari x16 menjadi x8.

Kemudahan Pemasangan dan Kompatibilitas

Gigabyte patut diacungi jempol untuk fitur EZ-Latch. Melepas kartu grafis berukuran besar kini sangat mudah berkat tombol fisik di sisi kanan board yang membuka kunci slot PCIe. Demikian pula, pemasangan SSD M.2 kini 100% tanpa alat; pengguna tidak perlu lagi khawatir baut kecil terjatuh dan hilang.

Meskipun penurunan ke x8 pada PCIe 4.0/5.0 tidak secara signifikan memengaruhi performa GPU gaming modern seperti RTX 4090, hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna workstation yang membutuhkan bandwidth penuh atau sebagai persiapan untuk GPU masa depan. Jika pengguna hanya menggunakan dua SSD, disarankan untuk memanfaatkan slot paling atas (M2A) dan slot paling bawah (M2D_SB) yang terhubung ke chipset, agar jalur GPU tetap optimal di x16.

Di sektor audio, Gigabyte menggunakan codec Realtek ALC1220-VB. Meski bukan chip terbaru, ALC1220 menawarkan antarmuka native yang lebih stabil dibandingkan ALC4080 (berbasis USB) yang sering ditemukan pada board kompetitor. Penggunaan chip Realtek 5GbE (RTL8126) juga menyediakan kecepatan jaringan yang sangat tinggi (5 Gigabit).

Hasil Pengujian dan Kesimpulan

Menurut Medcom.id, pengujian X870E Aorus Pro X3D Ice dilakukan menggunakan komponen testbed yang terdiri dari prosesor AMD Ryzen 7 8700G, VGA AMD Radeon RX 6800, cooler Gigabyte Aorus Waterforce II 360, RAM Apacer Panther DDR5 RGB 32GB, storage Apacer AS2280Q4, PSU MSI MAG A850GL PCIE5, monitor Asus ROG Swift OLED PG27AQDM, mouse Logitech MX Master 3, dan keyboard Logitech MX Keys. Prosesor AMD Ryzen 5 8600G dan motherboard dioperasikan dalam mode default.

Hasil benchmark menggunakan software seperti 3DMark Steel Nomad dan Cinebench 2026 menunjukkan skor yang memuaskan. Simulasi benchmark in-game juga dilakukan dengan memainkan Assassin’s Creed Mirage pada grafis tertinggi dan Cyberpunk 2077 grafis Ray Tracing Low di resolusi 2560 x 1440. Game berat grafis seperti Black Myth: Wukong dan Monster Hunter Wilds juga diuji.

Catatan pengujian dari Medcom.id menyimpulkan bahwa motherboard X870E Aorus Pro X3D Ice dengan setup komponen tersebut mampu menyajikan performa yang mumpuni. Motherboard ini berhasil menyeimbangkan estetika premium dengan performa kelas atas, serta menawarkan fitur masa depan seperti USB4, Wi-Fi 7, dan 5GbE. Fitur-fitur ini menjamin relevansi produk untuk 4-5 tahun mendatang. Bagi pembangun PC bertema putih yang dapat mengelola konfigurasi penyimpanan dengan bijak (maksimal 2-3 SSD agar jalur GPU aman), motherboard ini merupakan pilihan yang sangat baik di kelas harganya.

Spesifikasi Testbed Medcom.id
Testbed Medcom.id
Prosesor AMD Ryzen 7 8700G
VGA AMD Radeon RX 6800
Cooler Gigabyte Aorus Waterforce II 360
RAM Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB)
Storage Apacer AS2280Q4
PSU MSI MAG A850GL PCIE5
Monitor Asus ROG Swift OLED PG27AQDM
Mouse Logitech MX Master 3
Keyboard Logitech MX Keys

Recommended