Pelatih Tim Nasional Hoki Indonesia, Dharma Raj, membagikan kisah inspiratif mengenai perjalanan para pemainnya yang kini berhasil menembus kompetisi Eropa. Prestasi ini bukan hanya mengangkat nama Indonesia di kancah internasional, tetapi juga mengubah pandangan klub-klub Benua Biru terhadap potensi atlet dari tanah air, seperti dilansir dari Bola.
Dharma Raj, pelatih asal Malaysia, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari visi jangka panjang yang ia tanamkan sejak awal kedatangannya di Indonesia pada tahun 2020. Ia memulai dengan mengubah pola pikir para pemain, mendorong mereka untuk tidak hanya berpuas diri bersaing di tingkat nasional atau Asia Tenggara.
Menurut Dharma Raj, tujuannya adalah agar atlet Indonesia memikirkan standar kelas dunia. Visi ini termasuk membawa mereka berkarier di Eropa. Namun, upaya awal untuk memperkenalkan pemain Indonesia ke klub-klub Eropa pada tahun 2022 tidak berjalan mulus.
"Awalnya saya kasih inspirasi kepada mereka supaya bukan cuma berpikir jadi jago di PON ataupun Asia Tenggara. Kalian kalau mau hebat harus memikirkan menjadi pemain kelas dunia," ujar Dharma Raj. Ia menambahkan bahwa saat itu, timnya sama sekali tidak mendapatkan peluang, bahkan ketika mencoba menawarkan pemain secara gratis.
Klub-klub Eropa kala itu meragukan keberadaan hoki di Indonesia, dan video penampilan atlet yang dikirimkan pun tidak mendapat respons. Penolakan ini menjadi tantangan besar yang harus dihadapi oleh pelatih dan tim.
Titik Balik Kesuksesan di SEA Games 2023
Perubahan signifikan terjadi setelah Timnas Hoki Indonesia berhasil meraih medali emas di ajang SEA Games 2023. Pencapaian ini meningkatkan kepercayaan diri tim dan mengubah persepsi. Dharma Raj kembali membawa skuadnya untuk pemusatan latihan di Eropa.
Selama pemusatan latihan pada tahun 2024 hingga 2025, tim Indonesia menunjukkan performa mengejutkan. Mereka berhasil mengalahkan beberapa klub hoki kuat Eropa, termasuk juara dari Polandia dan Republik Ceko, serta tim-tim di Jerman.
Kemenangan-kemenangan ini membuktikan potensi yang dimiliki atlet Indonesia. Dharma Raj menjelaskan bahwa sebelumnya, perhatian klub Eropa lebih tertuju pada Malaysia, tetapi kini mereka mulai mengakui keberadaan pemain hebat dari Indonesia.
Enam Atlet Menuju Liga Eropa
Kini, kerja keras tersebut membuahkan hasil. Beberapa atlet hoki Indonesia berhasil menembus liga-liga Eropa. "Ada enam atlet Revo Priliandro dan Yuan Jodie main di Polandia. Sekarang mereka mau tanding ke Euro Hockey League 2026," kata Dharma Raj.
Selain itu, dua atlet lainnya, Adi Darmawan dan Alviana, bermain di divisi bawah Liga Jerman. Sementara itu, dua atlet lainnya kini berkompetisi di Liga Spanyol. Dharma Raj menyatakan kebanggaannya melihat banyak pihak mulai membicarakan potensi atlet Indonesia di dunia hoki, yang sebelumnya tidak dikenal sama sekali.
Perjalanan ini dimulai dari keterlibatan Dharma Raj dengan tim Hoki Jawa Barat, sebelum akhirnya bergabung dengan tim nasional tiga bulan menjelang PON Papua 2021.