Google Luncurkan Veo 3.1 Lite, Model AI Video Hemat Biaya untuk Pengembang

Google memperkenalkan Veo 3.1 Lite, model AI pembuat video yang dirancang efisien dengan biaya hingga 50% lebih rendah tanpa mengurangi performa inti.

Google kembali menghadirkan inovasi di sektor kecerdasan buatan melalui peluncuran Veo 3.1 Lite. Model AI pembuat video ini dirancang khusus untuk efisiensi biaya, menjadikannya versi lebih ringan dari jajaran Veo 3.1 yang sudah ada.

Seperti diberitakan oleh Medcom, model ini ditujukan bagi para pengembang yang membutuhkan solusi pembuatan video berbasis AI dengan harga lebih terjangkau. Divisi AI Google, DeepMind, meluncurkan Veo 3.1 Lite sebagai bagian dari upaya untuk memperluas aksesibilitas teknologi generatif.

Tujuan utama pengembangan Veo 3.1 Lite adalah menekan biaya operasional, namun tetap mempertahankan performa serta fitur inti dari model Veo sebelumnya. Google mengklaim bahwa model ini mampu memangkas biaya hingga sekitar 50% dibandingkan dengan varian Veo 3.1 Fast.

Sebagai gambaran, biaya produksi video menggunakan model standar dapat mencapai sekitar USD0,15 per detik. Sementara itu, Veo 3.1 Lite hanya mematok sekitar USD0,05 per detik. Penghematan ini tidak mengurangi kecepatan pemrosesan, yang tetap setara dengan model Veo lainnya, sehingga cocok untuk kebutuhan produksi konten skala besar.

Dari segi kemampuan, Veo 3.1 Lite tetap membawa fitur-fitur utama yang menjadi identitas model Veo. Model ini mendukung penciptaan video dari teks (text-to-video) maupun gambar (image-to-video). Bahkan, video yang dihasilkan telah dilengkapi dengan audio yang sinkron.

Veo 3.1 Lite juga mendukung rasio aspek populer seperti 16:9 dan 9:16, dengan resolusi maksimal 1080p. Namun, model ini belum menyediakan dukungan resolusi 4K. Oleh karena itu, Veo 3.1 Lite lebih difokuskan untuk kebutuhan konten digital sehari-hari, bukan untuk produksi profesional kelas tinggi.

Durasi video yang dapat dihasilkan bersifat fleksibel, mulai dari 4 hingga 8 detik, dengan biaya yang disesuaikan berdasarkan durasinya. Veo 3.1 Lite telah tersedia sejak 31 Maret 2026. Akses model ini dapat dilakukan melalui berbagai platform milik Google, seperti Gemini API, Google AI Studio, serta platform pembuatan video berbasis AI yang bernama Flow.

Integrasi ini memungkinkan para pengembang untuk langsung memanfaatkan model tersebut. Mereka bisa membangun aplikasi, layanan kreatif, atau alur kerja produksi video berbasis AI. Kehadiran Veo 3.1 Lite merupakan bagian dari strategi Google dalam memperluas jangkauan teknologi AI video.

Dengan biaya yang lebih rendah dan kemampuan kompetitif, model ini diharapkan dapat digunakan oleh lebih banyak pengembang. Termasuk juga startup hingga kreator independen. Langkah ini turut memperkuat posisi Google dalam persaingan teknologi AI generatif, khususnya dalam pembuatan konten audiovisual.

Veo 3.1 Lite merupakan solusi AI video yang lebih hemat tanpa mengorbankan performa utama. Fitur lengkap, biaya lebih rendah, dan integrasi ke ekosistem Google berpotensi menjadikan model ini pilihan utama bagi pengembang yang ingin memanfaatkan teknologi AI video secara efisien.

Recommended