Google mulai memperluas ketersediaan fitur AI Inbox di Gmail, sebuah sistem kotak masuk berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengguna dalam mengelola email. Fitur inovatif ini, yang sebelumnya hanya tersedia untuk sebagian kecil penguji coba, kini semakin banyak diakses namun masih dalam tahap beta.
Dilansir dari Medcom, AI Inbox bertindak lebih dari sekadar menampilkan email secara kronologis. Sistem ini secara otomatis menyajikan ringkasan, prioritas, dan daftar tugas penting, mengubah kotak masuk menjadi asisten pribadi digital.
Dengan dukungan teknologi AI Gemini, AI Inbox dapat menyusun ringkasan percakapan email yang panjang, menyoroti pesan penting seperti tagihan atau janji, serta mengidentifikasi kontak prioritas (VIP).
Namun, akses terhadap fitur ini tidak gratis. Pengguna harus berlangganan paket premium Google AI Ultra yang dibanderol sekitar USD250 per bulan, atau setara dengan Rp4 jutaan.
Paket berlangganan ini tidak hanya mencakup AI Inbox, tetapi juga memberikan akses ke model AI Gemini paling canggih, penyimpanan cloud hingga puluhan terabyte, serta integrasi AI di berbagai layanan Google lainnya.
Meskipun fitur yang ditawarkan sangat canggih, harga paket tersebut dianggap cukup tinggi. Kondisi ini membuat AI Inbox cenderung menarik bagi pengguna profesional atau kalangan yang memiliki kebutuhan komputasi tinggi.
Google dilaporkan memiliki rencana untuk menghadirkan fitur AI Inbox ke paket yang lebih terjangkau, seperti AI Pro, dan bahkan berpotensi tersedia untuk pengguna gratis di masa mendatang. Akan tetapi, belum ada informasi pasti mengenai kapan ekspansi akses tersebut akan diimplementasikan secara luas.
AI Inbox menjadi bagian integral dari strategi Google untuk mentransformasi Gmail, dari sekadar layanan email menjadi platform produktivitas berbasis kecerdasan buatan. Dengan adanya fitur ini, pengguna tidak perlu lagi membuka setiap email satu per satu untuk memahami isinya, karena AI akan secara otomatis merangkum dan mengorganisir informasi penting.
Kehadiran Gmail AI Inbox menandai era baru dalam pengelolaan email melalui bantuan AI. Meskipun kini jangkauannya lebih luas, aksesnya masih terbatas pada pengguna berbayar dengan biaya berlangganan yang signifikan.