Chelsea Telan Kekalahan dari Man City, Ulangi Tren Buruk 28 Tahun Silam

Chelsea takluk 0-3 dari Manchester City di Stamford Bridge pada Minggu (12/04/2026), mengulangi catatan buruk tanpa gol di tiga laga Premier League.

Chelsea kembali menelan kekalahan telak saat menjamu Manchester City dalam laga pekan ke-32 Premier League, Minggu (12/04/2026) malam WIB. Hasil buruk di Stamford Bridge ini membuat The Blues mengulangi catatan negatif yang pernah terjadi 28 tahun lalu, yakni tanpa kemenangan dan gol di tiga pertandingan liga.

Dalam pertandingan tersebut, Chelsea kesulitan mengimbangi dominasi Manchester City. Tim asuhan Liam Rosenior hanya menguasai 37 persen bola, jauh di bawah Manchester City yang mencatatkan 63 persen penguasaan. Kondisi ini menunjukkan tekanan besar yang dihadapi Chelsea sepanjang laga.

Statistik serangan juga memperlihatkan perbedaan signifikan antara kedua tim. Chelsea hanya mampu menciptakan tiga peluang bagus dari total 12 tembakan yang dilepaskan. Sementara itu, Manchester City tampil lebih efektif dengan 18 percobaan tembakan, delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Gawang Chelsea akhirnya bobol tiga kali tanpa balas. Gol-gol Manchester City dicetak oleh Nico O'Reilly pada menit ke-51, disusul Marc Guehi di menit ke-57, dan Jeremy Doku yang menutup kemenangan di menit ke-68. Kekalahan 0-3 ini memperburuk posisi Chelsea di klasemen.

Menurut data dilansir dari Bola, hasil ini membuat Chelsea masih tertahan di posisi keenam klasemen sementara Premier League dengan 48 poin. Mereka kini berjarak empat poin dari Liverpool yang menempati posisi kelima, batas akhir zona Liga Champions. Target untuk lolos ke kompetisi Eropa semakin sulit tercapai.

Di sisi lain, Manchester City naik ke posisi kedua klasemen dengan koleksi 64 poin, hanya terpaut enam poin dari Arsenal yang masih kokoh di puncak. Kemenangan ini memperketat persaingan di papan atas Liga Inggris.

Kekalahan dari Manchester City menandai tren buruk Chelsea yang selalu menelan hasil minor dalam tiga pertandingan terakhir di Premier League tanpa mencetak gol. Sebelumnya, mereka kalah 0-1 dari Newcastle United dan 0-3 dari Everton.

Tren ini mengulang catatan pada Februari hingga Maret 1998, di mana Chelsea juga menderita empat kekalahan beruntun dan gagal mencetak gol. Saat itu, The Blues takluk dari Arsenal (0-2), Leicester City (0-2), Manchester United (0-1), dan Aston Villa (0-1).

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengakui tanggung jawab atas hasil minor timnya. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri pemain, terutama di babak kedua pertandingan tersebut.

"Saya bertanggung jawab. Ini adalah sebuah grup. Ini adalah sesuatu yang perlu kami tingkatkan. Ini dimulai dari kebiasaan dan nilai-nilai Anda. Saya tidak bisa katakan ada kurangnya usaha. Tapi ada kurangnya kepercayaan diri di babak kedua," kata Liam Rosenior.

Rosenior menambahkan bahwa timnya harus segera berbenah menghadapi pertandingan besar lainnya di pekan depan untuk keluar dari situasi sulit ini.

Recommended