Google Play dan Unity Lahirkan Talenta Game Indonesia

Program Play x Unity 2025 telah meluluskan lebih dari 400 peserta dan menghasilkan 260 sertifikasi Unity.

Industri game di Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan, memicu peningkatan kebutuhan akan sumber daya manusia muda yang kompeten. Sebagai respons, Google Play dan Unity berkolaborasi meluncurkan program Play x Unity 2025.

Program ini menawarkan sistem pembelajaran fleksibel melalui modul daring, webinar dengan pakar industri, dan sesi karier yang dirancang untuk memberikan gambaran tentang dunia profesional.

Salah satu contoh sukses adalah Achmad Fauzan, mahasiswa Ilmu Komputer dari Universitas Pendidikan Indonesia. Dengan latar belakang keluarga sederhana, Fauzan memiliki ambisi besar untuk berkarir di industri game. Melalui Play x Unity, ia memperoleh pengetahuan tentang coding, porting, serta distribusi game lintas platform.

Sertifikasi Unity yang berhasil diraih Fauzan menjadi modal berharga untuk memasuki dunia kerja. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga memberikan wawasan bisnis dan kesempatan membangun jaringan profesional. Fauzan menyatakan bahwa pengalaman ini meningkatkan kepercayaan dirinya, terutama saat menghadapi proses rekrutmen.

Berkat program tersebut, Fauzan berhasil menjadi Game Programmer Intern di Agate, salah satu studio game terkemuka di Indonesia. Di sana, ia memperdalam pengetahuannya tentang proses porting game ke berbagai konsol, termasuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan Nintendo Switch.

Dampak positif Play x Unity 2025 tidak hanya dirasakan oleh Fauzan. Sepanjang tahun, lebih dari 400 peserta telah menyelesaikan kurikulum, dan 260 di antaranya berhasil memperoleh sertifikasi Unity.

Data ini mencerminkan tingginya antusiasme generasi muda Indonesia dalam mengejar karir di industri kreatif digital. Program ini membuktikan bahwa akses terhadap pendidikan teknologi dapat membuka peluang kerja yang lebih luas.

Recommended