Kota Administratif Chongqing di China memiliki Xiaozhai Tiankeng yang secara resmi diakui sebagai sinkhole terdalam di dunia pada Rabu, 6 Mei 2026. Struktur geologi raksasa yang dikenal sebagai Lubang Surgawi ini memiliki kedalaman mencapai 626 meter dengan lebar 527 meter.
Data fisik menunjukkan bahwa volume lubang ini mencapai 120.000.000 meter kubik, atau setara dengan kapasitas 40.000 kolam renang Olimpiade. Berdasarkan laporan dari Detik iNET, dimensi Xiaozhai Tiankeng tercatat dua kali lebih panjang dari Menara Eiffel dan satu setengah kali lebih lebar dari O2 Arena di London.
Formasi geologi ini tercipta melalui proses ribuan tahun akibat erosi air hujan pada batu gamping dan aliran sungai bawah tanah yang deras. Struktur Xiaozhai Tiankeng bersifat unik karena memiliki kawah ganda yang mengindikasikan bahwa runtuhnya permukaan tanah terjadi dalam dua peristiwa terpisah.
Selain struktur fisiknya, wilayah ini menjadi rumah bagi ekosistem subtropis yang matang dengan iklim mikro yang sejuk dan lembap. Para peneliti telah mencatat keberadaan lebih dari 1.200 spesies tanaman, termasuk pohon Ginkgo purba serta berbagai jenis pakis dan lumut di dasar lubang.
Penelitian yang diterbitkan dalam Chinese Journal of Plant Ecology tahun 2024 mengungkapkan bahwa tanaman di dalam sinkhole telah beradaptasi secara ekstrem. Tumbuhan tersebut memiliki kandungan karbon yang lebih rendah dibandingkan tanaman di permukaan, namun memiliki kadar nitrogen dan fosfor yang jauh lebih tinggi.
Keanekaragaman hayati di dalam Xiaozhai Tiankeng juga mencakup fauna langka seperti macan dahan yang pernah terlihat di kawasan tersebut. Hal ini menjadikan lokasi tersebut tidak hanya sebagai keajaiban geologi, tetapi juga sebagai laboratorium alam yang sangat berharga bagi ilmu pengetahuan.