Aplikasi dompet digital GoPay resmi memperluas jangkauan layanan QRIS Cross Border ke China pada Jumat, 8 Mei 2026, guna mempermudah transaksi internasional bagi masyarakat Indonesia. Ekspansi ini memungkinkan pengguna melakukan pembayaran di merchant luar negeri tanpa perlu menyediakan mata uang tunai secara fisik.
Langkah strategis tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Bank Indonesia dalam memperkuat integrasi pembayaran digital antarnegara. Sebelum merambah China, layanan serupa telah lebih dulu diimplementasikan di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.
Dilansir dari Medcom, integrasi sistem di China dilakukan melalui kerja sama dengan jaringan pembayaran Alipay dan UnionPay. Pengguna cukup melakukan pemindaian pada kode QR yang tersedia di gerai mitra untuk menyelesaikan proses transaksi.
"Masyarakat Indonesia yang berkunjung ke China kini dapat melakukan pembayaran di merchant menggunakan QRIS dengan memindai kode QR Alipay dan UnionPay melalui aplikasi pembayaran digital di Indonesia," kata Head of GoPay Wallet Kelvin Timotius dalam keterangan resminya.
Mekanisme pembayaran ini bekerja dengan mengonversi nilai transaksi secara otomatis ke dalam denominasi Rupiah. Setelah memindai kode, pengguna hanya perlu memverifikasi nominal dan memasukkan PIN atau menggunakan fitur biometrik untuk menyelesaikan pembayaran.
Implementasi teknologi ini diklaim memberikan efisiensi bagi wisatawan karena meniadakan kebutuhan untuk mencari tempat penukaran uang. Selain itu, aspek keamanan menjadi prioritas karena meminimalisir risiko kehilangan uang tunai selama perjalanan di luar negeri.
Seluruh rincian transaksi, termasuk nilai tukar mata uang yang digunakan, dapat diakses langsung oleh pengguna melalui riwayat pembayaran di dalam aplikasi. Perluasan layanan ini menargetkan para pelancong modern yang mengedepankan gaya hidup tanpa tunai dalam mobilitas internasional mereka.