Kampanye siber kompleks yang melibatkan Trojan perbankan GoPix asal Brazil telah teridentifikasi oleh Kaspersky Global Research & Analysis Team (GReAT). Selama tiga tahun terakhir, malware ini aktif menggunakan teknik mutakhir untuk mencuri data keuangan dan aset kripto.
Menurut laporan Kaspersky per Mar 23, 2026, GoPix didistribusikan melalui iklan berbahaya di Google Ads. Penyerang memanfaatkan nama layanan populer seperti WhatsApp, Google Chrome, dan layanan pos Brazil, Correios, untuk mengarahkan pengguna ke halaman palsu. GoPix menggunakan sistem penilaian IP untuk membedakan target potensial dari bot analisis keamanan, sebelum melanjutkan infeksi jika target dianggap berharga.
Fabio Assolini, Kepala unit Amerika & Eropa di Kaspersky GReAT, menyatakan bahwa kecanggihan GoPix belum pernah terlihat sebelumnya pada malware asal Brazil. Hingga Mar 2026, terdeteksi sekitar 90.000 upaya infeksi.
Malware ini bekerja dengan metode implantasi di memori dan meminimalkan jejak di disk, sebuah teknik yang umumnya digunakan oleh kelompok Advanced Persistent Threat (APT) untuk menghindari deteksi perangkat lunak keamanan.
Kemampuan utama GoPix meliputi serangan man-in-the-middle (MitM), pemantauan transaksi sistem pembayaran Pix dan Boleto, serta manipulasi transaksi mata uang kripto. Ini memungkinkan pelaku untuk mencegat dan mengubah lalu lintas jaringan tanpa disadari oleh pengguna atau lembaga keuangan.
Rekomendasi Keamanan dari Kaspersky
Untuk mengurangi risiko infeksi GoPix, Kaspersky merekomendasikan langkah-langkah berikut:
-
Berhati-hati saat mengklik iklan internet dan hanya mengunduh aplikasi dari toko resmi.
-
Menggunakan solusi perlindungan digital komprehensif yang dapat memverifikasi sistem pembayaran online.
-
Selalu memperbarui perangkat lunak secara berkala dari sumber resmi.
Meskipun fokus utamanya saat ini berada di Brazil, para ahli Kaspersky memperingatkan bahwa GoPix berpotensi menargetkan pengguna secara global.